fbpx

Distorsi Sejarah Lewat Media Dongeng

BEKASIMEDIA.COM – Dongeng mampu mengembalikan ingatan (Distorsi) mengenai sejarah. Hal tersebut diungkapkan oleh pendiri manajemen dongeng ‘Sahabat Odi’ sekaligus pendongeng nasional, Danang Sriwijayanto.

“Dengan dongeng orangtua maupun pendidik mampu mengenalkan kembali sejarah kepada anak-anak, bukan hanya mampu memperkenalkan tapi juga membuat anak memahami tentang sejarah yang terjadi.” katanya, saat ditemui bekasimedia.com, Selasa (27/3/2019)

Di dalam Al-qur’an telah dijelaskan. “… Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah – kisah itu agar mereka berfikir.” (QS.Al-A’raf:176).
Menurut pria yang dulunya juga merupakan guru lukis berdarah Jogja ini, bercerita dengan cara yang menarik, dengan gesture dan ekspresif yang mendukung penyampaian cerita mampu membuat anak masuk ke dalam suasana cerita yang disampaikan. Hal ini bukan hanya sekadar membuat anak tahu dengan sejarah atau cerita yang disampaikan tapi juga membuat anak memahami dan merasakan sejarah atau cerita tersebut.

Karena itulah pentingnya orang tua maupun pendidik yang merupakan sarana atau wadah bagi anak – anak mendapatkan segala informasi tentang sejarah mampu menguasai teknik yang menarik dan mampu menghipnotis anak suka mendengarkan cerita atau edukasi yang selama ini dianggap membosankan.

Sekilas Profil Sahabat Odi

Sahabat Odi merupakan manajemen dongeng berkantor pusat di Jakarta Selatan. Sahabat odi didirikan pada 11 september 2018. Manajemen yang masih terbilang baru ini telah memiliki beberapa cabang di seluruh Indonesia, terdiri dari Sahabat Odi Sumatera Barat, Sahabat Odi Palembang, Sahabat Odi Bengkulu, Sahabat Odi Jakarta, Sahabat Odi Depok, Sahabat Odi Bogor, Sahabat Odi Kuningan, Sahabat Odi Cirebon, Sahabat Odi Jawa Timur, dan Sahabat Odi Nusa Tenggara Barat.

Sahabat Odi siap berkontribusi dalam pengembangan pendidikan khususnya di Indonesia, dengan media becerita untuk edukasi anak, dengan tema literasi, dunia islami, dongeng islami, go green, hari nasional, the sahabat odi care. Serta workshop untuk orang tua dan tenaga pendidik yang terdiri dari workshop parenting, workshop pembuatan media dongeng, workshop siswa siaga bencana, workshop mendongeng dan menulis cerita.

Puluhan pendongeng nasional telah bergabung dalam manajemen Sahabat Odi, dan juga Sahabat Odi memiliki volunteer disebut Vorsai (VOlunteer SAhabat odI) yang siap berkontribusi dalam berlangsungnya kegiatan edukasi dan siap menjadi cikal bakal pendongeng yang berkompeten. (PuAn)

Be the first to comment on "Distorsi Sejarah Lewat Media Dongeng"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*