BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 25 Feb 2019 01:46 WIB ·

Ledia Hanifa: Komisi 1 Dorong Maksimalkan Diplomasi RI untuk Kemerdekaan Palestina


 Ledia Hanifa: Komisi 1 Dorong Maksimalkan Diplomasi RI untuk Kemerdekaan Palestina Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Anggota Fraksi PKS DPR RI, Ledia Hanifa menyatakan masyarakat Indonesia perlu terus diingatkan mengenai kondisi Palestina dari waktu ke waktu. Bahwa Palestina bahkan hingga saat ini kondisinya belum lebih baik. Oleh karena itu, ia menyambut baik gerakan We Are All Maryam/kulluna Maryam/ Kita Semua Maryam sebagai sarana pengingat isu kepalestinaan.

“Gerakan ini sesungguhnya mengingatkan bahwa kondisi Palestina belum lebih baik. Jadi memang harus ada perhatian yang kontinyu dan konsisten. Nah maka perlu sebuah gerakan terus menerus yang didukung seluruh elemen masyarakat,” kata Ledia saat menghadiri Undangan pihak Adara Relief Internasional dalam Deklarasi Masyarakat Indonesia Dukung Aksi “Kita Semua Maryam” di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Ledia menegaskan kembali, Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia sangat tidak bijak jika terus tutup mata menyaksikan penjajahan di Palestina.

“Jangan lupa, Palestina mengakui kemerdekaan Indonesia pertama kali. Kita harus memperjuangkan ini. Kita terus menerus secara rutin menjaga keberlangsungan kesadaran bahwa mereka harus kita bantu. Mereka saja membantu kita saat kesulitan, misalnya saat tsunami Aceh, padahal mereka sedang kesulitan. Apalagi kita yang lebih lapang,” jelasnya.

Saat ini, gerakan Kulluna Maryam akan berlangsung hingga Maret. Fokus ke pergerakan perempuan karena memang di Palestina pun yang banyak menjadi korban adalah perempuan dan anak-anak. Namun, kata Ledia, seyogianya semua elemen masyarakat bergerak.

“Nah kalau kita di Indonesia. Alhamdulillah terutama teman-teman di komisi 1 mendorong teman-teman di luar negeri bahwa peran Indonesia, karena politiknya diplomasi bebas aktif harusnya lebih maksimal. Inilah yang harus kita dorong lagi semua,” pungkasnya. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru