fbpx

Diskusi Bareng KPUD dan Bawaslu, Caleg PKS Minta Pemilu 2019 Jurdil dan Luber

BEKASIMEDIA.COM – Diskusi Bersama KPUD, Bawaslu dan Calon Anggota Dewan PKS DPRD Kota Bekasi dilaksanakan pada Sabtu (9/2/2019) di RM Margajaya, Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, kota Bekasi. Diskusi membahas “do and don’t”, hal yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan saat kampanye.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Bekasi, Tommy Suswanto menyatakan dalam acara tersebut juga disampaikan hal-hal terkait regulasi mengingat tahapan kampanye ini berlangsung hingga 30 Maret.

“Kami menyampaikan kaitannya dengan regulasi, mengingat tahapan kampanye ini kan sampai 30 Maret. Kaitan dengan regulasi, Tentang kampanye, Peraturan KPU 23 sebagaimana telah diubah PKPU 28 menjadi PKPU 33. Perbawaslu diubah jadi Perbawaslu 33,” ujar Tommy kepada bekasimedia.com.

Kaitannya dengan peran pengawasan, Bawaslu berharap kontestan pemilu juga mampu memahami dengan baik semua tahapan kampanye.

“Karena sudah banyak peserta pemilu yang kita proses kaitannya dengan pelanggaran pemilu,” jelasnya.

Para peserta banyak bertanya soal ‘materi lainnya’ atau definisi lainnya terkait Pidana Pemilu dan Politik Uang.

“Nah materi ini masuk tidak sebagai bahan kampanye? Ya berbeda. Seperti alat makan, kerudung, baju, bagian dari bahan kampanye. Di luar itu, termasuk sesuatu yang bernilai, maka termasuk kategori materi lainnya,” imbuhnya.

Intinya, Bawaslu berharap peserta pemilu menghindari sesuatu yang keluar dari regulasi.

“Kami juga mengajak peserta pemilu menjaga kondusifitas pelaksanan kampanye dan kegiatan terkait pemilu lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Caleg PKS dalam kesempatan tersebut memberi masukan agar Bawaslu mampu mengoptimalkan Pemilu yang Jujur, Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Jurdil Luber)

“Kita juga yakini betul untuk mencapai asas tersebut dalam pelaksanaannya secara kelembagaan. Misalnya proses penanganan pelanggaran. Hampir seluruh peserta pemilu kita proses. Cuma… PKS itu belum,” akunya.

Selanjutnya kaitan dengan Keterbukaan Informasi Publik, Bawaslu berjanji menggaransi peserta pemilu baik itu pengurus partai dan calegnya bisa mengakses C1.

“Pengalaman tahun-tahun lalu, ini langka. Sulit dicari.
Oleh karena itu, di kantor kita buka, kita gelar, yang mau akses silakan,” sambungnya.

Sekali lagi, ia berpesan kepada para kontestan pemilu agar menghindari money politics dan saling menjaga kondusifitas.
“Karena kota Bekasi ini dibangun bersama,” tukasnya. (dns)

Be the first to comment on "Diskusi Bareng KPUD dan Bawaslu, Caleg PKS Minta Pemilu 2019 Jurdil dan Luber"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*