BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Feb 2019 00:58 WIB ·

Riyana Widiyawati: Adu Gagasan Calon Legislatif Mampu Tingkatkan Kualitas Demokrasi


 Riyana Widiyawati: Adu Gagasan Calon Legislatif Mampu Tingkatkan Kualitas Demokrasi Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Calon Anggota Legislatif PKS, DPRD Tingkat I Provinsi Jawa Barat, Dapil kota Bekasi dan kota Depok, Riyana Widiyawati, menyatakan pemilihan umum adalah sarana mengadu gagasan dan program untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

Hal itu ia katakan pada saat beraudiensi dengan warga dan tokoh masyarakat di lingkungan RW 07, Jatiwaringin, Pondokgede, kota Bekasi, Sabtu, (2/2).

Selain itu, Riyana juga memaparkan visi, misi dan gagasan serta program kerja selaku calon anggota dewan pemangku amanat rakyat.

“Pemilu adalah ajang adu gagasan dan adu program untuk Indonesia yang lebih baik. Pada pemilu, setiap partai memang harus bertarung memperebutkan suara rakyat, dengan cara menawarkan ide atau gagasan yang paling bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya kepada bekasimedia.com lewat telepon selulernya, Rabu, (6/2/2019)

Kontes gagasan menurutnya akan mampu meningkatkan kualitas demokrasi. Setiap partai harus mampu membentangkan rencana konkret mereka untuk Indonesia. Hal ini, kata Riyana, untuk mencegah rakyat tertipu oleh partai-partai.

“Kalau tidak ada kontes gagasan, maka pemilu hanya akan berisi slogan-slogan kosong, citra diri palsu dan adu narsistik dari peserta pemilu. Politik slogan, politik pencitraan dan politik narsistik ini harus dihentikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Riyana mengatakan pada prinsipnya apa yang akan diperjuangkan sebagai dewan adalah pelaksanaan perda- perda yang mengusung kepentingan masyarakat secara luas yang telah disepakati dan ditandatangani bersama oleh gubernur dan anggota legislatif DPRD provinsi bisa terealisasi secara baik dan benar baik umum maupun khusus.

Riyana dalam kontetasi pemilu 2019 ini menggagas program Rumah Aman Keluarga (RAK), di mana nantinya minimal di setiap kelurahan memiliki rumah aman keluarga.

RAK ini digunakan sebagai wadah bagi pendampingan anak dan ibu terkait permasalahan-permasalahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), anak-anak putus sekolah, serta pembinaan perempuan dan kaum ibu atau Sekolah Ibu.

Hadir pula dalam pertemuan ini selain tokoh masyarakat beberapa Calon Anggota Dewan dari partai lain, baik untuk DPRD tingkat kota hingga DPR pusat. (dns)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru