fbpx

Soal Najib Cilamaya, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

BEKASIMEDIA.COM – Sandiaga Uno pada saat debat pilpres pertama, Kamis (17/1/2019) lalu mengatakan ada peristiwa hukum tebang pilih oleh aparat pemerintah yakni yang dialami Saudara Najibulloh, warga masyarakat nelayan di Pasir Putih Cilamaya Karawang, dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan/persekusi.

Keesokannya, Jumat, 18 Januari 2019 di berbagai media online menyatakan
informasi tersebut hoaks. Selanjutnya pada sore harinya Muspida Pemda Kabupaten Karawang melakukan rapat yang hasilnya mengatakan bahwa tidak ada perbuatan persekusi di wilayahnya.

Kuasa hukum korban (Najibulloh) dari Advokat Senopati 08 – PPIR melalui siaran persnya mengatakan bahwa dugaan perbuatan penganiayaan/persekusi itu benar adanya dengan bukti dokumen dari kepolisian berupa bukti Surat Tanda Laporan Polisi (STLP), Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan Saksi-saksi yang mengetahui dalam peristiwa tersebut.

“Sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang dan dapat menilai sendiri mengenai adanya kebenaran peristiwa tersebut yang dialami langsung oleh saudara Najibulloh, kami tegaskan bukan hoaks,” kata kuasa hukum dari Advokat Senopati 08 – PPIR, Zaenal Abidin, dalam rilis yang diterima bekasimedia.com, Sabtu (19/1/2019).

Zaenal Abidin berharap masyarakat bisa mengambil informasi dari kedua belah pihak dan tidak terlalu mudah memberikan label hoaxs. (eas)

Be the first to comment on "Soal Najib Cilamaya, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: