fbpx

Pascasarjana UHAMKA Gelar Pemberdayaan Masyarakat Hadapi Masalah Kesehatan di Bekasi

BEKASIMEDIA.COM – Ketua panitia kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Menghadapi Masalah Kesehatan Bersama “Kami Sehat” di Kecamatan Jatiasih, Atiek Aminy Al Givary, menyatakan, selain memang tugas dari kampus dan dari puskesmas kegiatan tersebut adalah aplikasi materi yang diperoleh di kampus.

“Kegiatan ini merupakan project kelas dan tugas salah satu mata kuliah Community Organization and Community Development (COCD), jadi apa yang kita dapat di kampus, kita coba terapkan ke masyarakat, seperti apa? Makanya kita ambil pemberdayaan masyarakat,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Selasa (22/1/2019)

Ia melanjutkan jika melihat gaya hidup masyarakat saat ini, terutama soal pola hidup sehat, maka pemberdayaan masyarakat menjadi penting. Apalagi jika angka penyakit terus meningkat.

“Kalau misalnya melihat dari angka penyakit yang meningkat, permasalahan nggak akan selesai. Makanya di situ kita sebagai panitia, melakukan kegiatan ini. diharapkan nanti kita bisa membantu upaya promotif dan preventif. Pencegahan di awal dan di kemudian hari bisa mengurangi angka kesakitan dan kematian,” ucapnya.

Oleh karena itu, materi-materi yang disampaikan kepada 26 peserta para kader posyandu tidak jauh dari masalah penyakit menular dan tidak menular juga gaya hidup.

“Jadi materi-materi gerakan masyarakat hidup sehat. Supaya bagaimana angka kematian dan kesakitan berkurang. Pembahasan tentang penyakit yang tidak menular misalnya hipertensi, diabetes, yang menular seperti TBC ini juga mulai banyak,” tambahnya.

Soal cara penerapan yang bisa kader posyandu lakukan nantinya kepada masyarakat salah satunya membantu lewat pelayanan di puskesmas.

“Kita kerjasamanya dengan puskesmas. Diharapkan setelah kader memiliki pengetahuan tentang kesehatan, terutama penyakit menular dan tidak menular, penerapan cara hidup sehat, mereka bisa menyampaikan lagi ke masyarakat lainnya. Dan bisa membantu pihak puskesmas juga nantinya. Dalam hal perujukan dan lainnya,” imbuhnya.

Untuk kecamatan Jatiasih sendiri Atiek menyebut pelatihan serupa sudah sering dilakukan.

“Kalau dari UHAMKA semester 2 kita baru kali ini mengadakan. Ini di Jatiasih. Kalau di Bekasi sebagai panitia kita baru mengadakan. Tapi untuk tingkat selanjutnya kita sudah pernah mengadakan,” jelasnya.

Ia berharap kader posyandu mendapatkan wawasan lebih banyak sehingga bisa mengembangkannya kembali di masyarakat, di Puskesmas juga.

“Endingnya, nanti bisa keluar kebijakan tentang kesehatan,” Ungkapnya.

Atiek menyatakan tentu saja dalam hal ini pihaknya butuh dukungan dari Pemerintah daerah.

“Seperti perilaku hidup sehat jika didukung pemerintahan diperkuat kita juga terbantu.
Selama ini baru di area publik, itu bagus. Tapi perilaku di rumah ini harus lebih bagus. Karena kalau dari rumah sudah bagus, insya Allah terbangun perilaku bersih dan sehat,” tukasnya.

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Menghadapi Masalah Kesehatan Bersama “Kami Sehat” di lantai 3 Aula Rumah Sakit Kartika Husada, Jalan raya Jatiasih didukung oleh
RS Kartika Husada, RS Anna Pekayon, Eventmedia.id, Bekasimedia.com, dan PT. Nurse Training Center Indonesia. (ss1)

Be the first to comment on "Pascasarjana UHAMKA Gelar Pemberdayaan Masyarakat Hadapi Masalah Kesehatan di Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: