BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 22 Jan 2019 23:10 WIB ·

Kepala UPTD Puskesmas Jatiasih: Ribuan Kader Posyandu Siap Diberdayakan Program “Kami Sehat”


 Kepala UPTD Puskesmas Jatiasih: Ribuan Kader Posyandu Siap Diberdayakan Program “Kami Sehat” Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kepala Puskesmas Kecamatan Jatiasih, dr. Bambang Isnanto menyatakan Urgensi dari kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Menghadapi Masalah Kesehatan Bersama “Kami Sehat” di Kecamatan Jatiasih Tahun 2019 yang diselenggarakan Sekolah Pascasarjana Uhamka bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Jatiasih adalah upaya kepedulian masyarakat terutama mahasiswa dalam rangka menurunkan angka masalah kesehatan, angka kesakitan yang ada di kecamatan Jatiasih.

“Karena kalau kita bicara masalah kesehatan, banyak. Mulai dari penyakit menular dan tidak menular,” ujarnya kepada Bekasimedia.com usai memberikan sambutan, Selasa, (22/1/2019)

Ia menilai upaya mahasiswa Uhamka untuk membantu dalam hal pembimbingan dan pembinaan motivasi terutama di kecamatan Jatiasih agar masyarakat peduli dan tahu mengenai isu kesehatan yang ada.

“Mungkin karena dilihat penduduknya padat, posyandu juga banyak ada 109. Kadernya juga banyak. 10 kader per posyandu. Berarti ada sekitar 1000 lebih kader. Makanya mereka tergerak merangkul kader masyarakat peduli dengan kesehatan,” tambahnya.

Karena bagaimana pun, kata Isnanto, kader posyandu itu yang memilih masyarakat, punya masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat jadi wajar saat ada kegiatan pemberdayaan.

Isnanto menyatakan setidaknya setiap 3 bulan sekali ada refreshing kader di Puskesmas untuk empat kelurahan ini (Jati Mekar, Jati Rasa, Jati Kramat, Jati Asih).

“Refreshing itu pembinaan dan me-refresh ilmu kesehatan,” jelasnya.

Setiap setahun sekali pun ada penilaian strata posyandu tingkat kecamatan. Misalnya posyandu mandiri, atau yang masih kecil dan perlu sokongan.

Saat disinggung mengenai latar belakang kegiatan ini apakah karena angka kesakitan cukup banyak? dr. Isnanto menyatakan
angka kesakitan terbanyak masih untuk kategori penyakit tidak menular.

“Dari jumlah penduduk, sekitar 10-15 persen. 260 orang ke puskesmas. Alhamdulilah masih bisa diatasi,” jelasnya.

Isnanto berharap ke depan, ilmu hari ini yang disampaikan mahasiswa Uhamka bisa bermanfaat dan bisa disampaikan kembali ke rekan-rekan kader posyandu lainnya dan bisa diterapkan dengan baik di wilayah posyandunya masing-masing.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat sendiri dihadiri oleh 26 mahasiswa sekolah Pascasarjana Uhamka dan puluhan peserta kader posyandu dari 4 kelurahan di kecamatan Jatiasih. (dns)

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru