BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 13 Jan 2019 16:12 WIB ·

Nurjanah Hulwani Serukan Caleg Perempuan PKS di Parlemen Lebih Dominan untuk Kemenangan Dakwah


 Nurjanah Hulwani Serukan Caleg Perempuan PKS di Parlemen Lebih Dominan untuk Kemenangan Dakwah Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Nasyita Center dan Yayasan Citra Edelweis menghelat Diskusi Sehari Bersama Pakar Jurnalistik Nasional Sapto Waluyo dan Ketua Nasyita Center, Nurjannah Hulwani.

Diskusi yang bertajuk ‘Peran Perempuan dalam Kemenangan Dakwah’ ini bertempat di Markaz Dakwah, Jalan Pulau Timor, Arenjaya, Bekasi Timur, Jawa Barat
Ahad (13/1/2019)

Ketua Nasyita Center, Nurjanah Hulwani menyatakan jumlah perempuan di Indonesia lebih banyak dari laki-laki. Kemudian yang menjadi objek baik dalam kebaikan ataupun keburukan adalah perempuan.

“Jadi sudah seharusnya peran perempuan bukan hanya dalam rumah, bukan hanya di tengah masyarakat tapi juga di kancah perpolitikan. Agar kemenangan dakwah bisa dimaksimalkan oleh perempuan di dalam rumah, masyarakat dan parlemen. Jika ini bisa menyatu maka akan menjadi kemenangan secara keseluruhan,” ujar Nurjanah kepada Bekasimedia.com.

Nurjanah bersyukur peran-peran itu itu sudah mulai dimunculkan.
Sudah ditemukan di berbagai macam segmen. Di bidang pendidikan, kesehatan dan politik.

“Nah di politik harus lebih banyak diusahakan agar apa yang disuarakan misalnya penderitaan, dan apa yang dialami oleh perempuan bisa disuarakan dan lebih bermanfaat,” imbuhnya.

Nurjanah berpendapat, untuk menghadirkan negara yang kokoh diawali dengan ketahanan keluarga. Dimulai dari kepribadian seorang ibu yang kokoh, lalu anak. Baru akan terwujud kekokohan dalam keluarga.

“Kekokohan keluarga tidak bisa berdiri sendiri. Dia butuh kebijakan-kebijakan yang berpihak terhadap keutuhan keluarga. Harus menghentikan unsur-unsur yang bisa menghalangi kekokohan keluarga seperti pergaulan bebas, LGBT, informasi-informasi yang merusak. Jadi kekokohan keluarga perlu kebijakan wakil perempuan di parlemen,” tukasnya.

Oleh karena itu, Nurjanah berharap jumlah perempuan yang masuk di parlemen jauh lebih banyak dari laki-laki.

“Karena bisa secara langsung menyuarakan aspirasi warga yang selama ini tersekat-sekat, ada batasan, tidak bisa langsung disampaikan,” tambahnya.

Jika ada wakil perempuan, kata Nurjanah, maka jurang komunikasi itu akan hilang.

“Mudah-mudahan 2019 banyaknya wakil perempuan di parlemen dapat meminimalisir hal buruk, misalnya cerai, kenakalan anak dan lain-lain,” katanya.

Jelang Pileg 2019, ia berharap kaum perempuan Bekasi dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik, memilih caleg yang direkomendasikan PKS, agar mempunyai wakil perempuan di parlemen yang mampu mengayomi dan menampung aspirasi. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru