Menu

Mode Gelap
Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban Dishub Kota Bekasi Batasi Operasional Kendaraan Besar, Khusus Kendaraan Sumbu Tiga Keatas

Berita · 12 Jan 2019 WIB ·

Kelurahan Bintarajaya Jadi Juara Pembuatan Ovitrap se Bekasi Barat


 Kelurahan Bintarajaya Jadi Juara Pembuatan Ovitrap se Bekasi Barat Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kader Kelurahan Bintarajaya menjuarai lomba pembuatan ovitrap dalam, “Gebyar Geselat DBD Gerakan Pembuatan 1000 Ovitrap Nyamuk Demam Berdarah di Kecamatan Bekasi Barat” Kamis (10/1/2019).

Kriteria dalam lomba ini adalah jumlah, kerapihan, kesesuaian bentuk, kreatifitas dan ketepatan waktu.

Dengan jumlah ovitrap yang berhasil dibuat sebanyak 500 buah, kader-kader Posyandu Bintarajaya berhasil mengalahkan empat kelurahan lainnya.

Kepada bekasimedia.com, salah satu kader Posyandu Bintarajaya, Jia Abdul Razak mengungkapkan bagaimana timnya berhasil mencapai angka 500 ovitrap.

Ovitrap

“Jadi setelah ikut pelatihan minggu lalu. Kita langsung menghimbau seluruh posyandu. Di Bintarajaya ada 13 posyandu. Langsung tuh kita sampaikan ke mereka,” kata Jia.

Selanjutnya kata Jia, meski yang dianjurkan 200 ovitrap untuk masing-masing kelurahan, tetapi kader Posyandu Bintarajaya ingin membuat lebih dari itu.

“Minimal kan yang dianjurkan 200 ovitrap yang kita buat, tapi Alhamdulillah sampai tadi pagi yang kita kumpulkan 500 ovitrap,” katanya.

Tentang proses pembuatannya, kata Jia, dipusatkan di masing-masing Posyandu. Jadi masing-masing Posyandu membuat ovitrap. Dimulai dari mengumpulkan bahan-bahan bekas seperti botol air mineral dan bahan-bahan lainnya.

Awalnya, kata Jia, banyak pertanyaan dari kader-kader Posyandu dibawah. Namun setelah dijelaskan manfaat pembuatan ovitrap, mereka termotivasi untuk membuat lebih banyak.

“Kami jelaskan ovitrap itu perangkap nyamuk. Supaya jentik-jentik nyamuk itu kumpul disini. Ditaruh di sudut-sudut ruangan dan tidak menggangu pernafasan. Murah meriah dan mudah dibuat,” imbuhnya.

Ia menuturkan, masyarakat banyak yang belum tahu manfaat dan kegunaannya. “Kalau saya tahunya di google. Cuma belum dipraktekkan aja,” pungkasnya.

Gebyar Geselat DBD Gerakan Pembuatan 1000 Ovitrap Nyamuk Demam Berdarah di Kecamatan Bekasi Barat ini diprakarsai oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Sekolah Pascasarjana Uhamka Jakarta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi. (eas)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mengintip Kawasan Wisata Pecinan Kya Kya Surabaya yang Sukses UMKMnya Berkat Dukungan BRI Peduli

23 Februari 2024 - 13:42 WIB

Peringati Hari Jadi Banyumas ke 453, Budayawan NasSirun PurwOkartun Ajak Para Guru Mengenal Sejarah dan Keteladanan Leluhurnya

22 Februari 2024 - 21:33 WIB

Hotel Santika Mega City Bekasi Gelar Corporate Gathering Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

22 Februari 2024 - 17:55 WIB

Anis Byarwati : “Empat Pilar adalah Nilai-Nilai Luhur Kekokohan dan Kekuatan Bangsa Indonesia”

22 Februari 2024 - 17:50 WIB

Inilah Persiapan Warga Kabupaten Bekasi Menyambut Datangnya Bulan Ramadan

22 Februari 2024 - 09:11 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Operasi Pasar di Kecamatan Bekasi Barat Semrawut

21 Februari 2024 - 21:14 WIB

Trending di Bekasi On Frame