fbpx

Caleg PKS Sukabumi ini Borong Seluruh Hasil Panen Mentimun

BEKASIMEDIA.COM – Harga pasaran mentimun berkisar Rp.8000/kg. Tapi petani menjual hasil panennya ke tengkulak sekitar Rp.1.500/kg. Harga ini masih bagus, kadang harga bisa merosot sampai Rp. 800/kg. Harga ini sangat merugikan petani.

Di musim hujan ini banyak tanaman mentimun yang mengalami gagal panen, ditambah dengan kemerosotan harga mentimun. Tentunya kedua hal tersebut sangat memukul para petani yang sudah mengeluarkan biaya operasioanal besar.

Apa yang dirasakan petani saat ini menjadi perhatian Ahmad Faozi yang juga kader PKS untuk ikut mengatasi banyaknya pasokan mentimun yang berakibat harga anjlok.

β€œSaat ini hasil panen mentimun melimpah. Namun sayang petani tidak bisa menikmati hasil panen tersebut karena di saat panen harga anjlok jauh di bawah harga normal. Harga mentimun di pasar sekitar Rp.8.000/kg. Tetapi petani hanya bisa menjual ke tengkulak sekitar Rp.1.500/kg, bahkan harga bisa di bawah itu,” ujar Ahmad Faozi salah satu kader PKS Sukabumi yang juga caleg no 8 dapil 3, Selasa (18/12) saat ikut memanen mentimun di Kampung Pendeuy desa Warnajati Sukabumi.

Menurut Ahmad Faozi, jumlah mentimun yang diborong langsung dari petani mencapai 100 kg. 100 kg mentimun segar tersebut akan dibagikan secara gratis untuk masyarakat.

β€œ100 kg mentimun ini akan kita bagikan sercara gratis. Kita memborong seluruh hasil panen mentimun ini untuk ikut meringankan beban petani. Di sisi lain kita bisa bersedekah kepada warga dengan buah mentimun, karena mentimun manfaatnya juga besar untuk kesehatan,” tambah Ahmad Faozi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Ahmad Faozi karena sudah memborong seluruh hasil panen mentimun hari ini, saya jadi tidak perlu susah payah menjual ke tengkulak ataupun ke pasar” ujar hamid (43) petani mentimun yang diborong hasil panennya. (*)

Be the first to comment on "Caleg PKS Sukabumi ini Borong Seluruh Hasil Panen Mentimun"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: