fbpx

Ketika Syaikh Muda dan Ganteng Bicara Al Quran

BEKASIMEDIA.COM – Seorang pengajar Al-Quran merupakan salah satu perantara kebaikan yang pahala-nya senantiasa mengalir. Hal ini disampaikan Syaikh Khanova Maulana, Lc.Al Hafidz, seorang hafidz muda nan ganteng dalam ceramahnya di acara Seminar Al Qur’an bertema “Menyelamatkan Keluarga Dengan Al Quran” pada Jumat, 16/11/2018 di SMPI Sinar Cendekia Boarding School, Gunung Sindur Bogor.

Ia memaparkan bagaimana cara menghafal Quran dan pentingnya mengajarkan Al-Quran pada 200 peserta yang hadir di sekolah berasrama yang asri dan nyaman tersebut.

Kedatangan Syaikh alumni Al Azhar Mesir dengan predikat Cum Laude tentunya menjadi udara segar bagi siswa dan siswi SMP asrama yang fasilitasnya lengkap tersebut. Sebab ulama yang yang memiliki 2 anak ini sangat fasih memaparkan pentingnya bagi para penghafal Quran untuk memiliki sanad atau sandaran yang dapat dipercaya. Beliau sendiri merupakan pemilik sanad tertinggi di Indonesia dengan Qiroat Asyroh.

Syaikh muda yang berasal dari Bandung ini juga seorang Pembina di Indonesia Al-Quran Centre (IAC) yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Peserta yang pada awalnya ditarget hanya 100 orang saja jadi membludak menjadi 200 orang. Tentu saja yang menjadi daya tariknya adalah karena keilmuan Syaikh Khanova. SMP Islam Sinar Cendekia Boarding School sendiri merupakan sekolah menengah Quran yang menjadi binaan beliau.

Sekolah yang dipimpin oleh Ir Munasri Hadini, M.Sc ini tergolong sekolah baru yang mentargetkan siswa-siswinya menjadi penghafal Quran dalam waktu 3 tahun.

Lahir di Bandung, 8 November 1987, Khanova Maulana Lc. Al Hafidz menyelesaikan hafalan 30 juz ketika duduk di bangku ‘aliyah Ponpes Khusnul Khotimah pada usia 16 Tahun. Lulus dari ‘aliyah melanjutkan studi di negeri para nabi, di Universitas Al Azhar Mesir. Selama di Mesir, kecintaannya terhadap Al Qur’an semakin kuat, sehingga dia sering berkeliling mencari para Syaikh di Mesir untuk mulazamah memperdalam Ilmu Al Qur’an. (els)

Be the first to comment on "Ketika Syaikh Muda dan Ganteng Bicara Al Quran"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: