fbpx

Tips Membangun Startup Digital

sumber: techlofy

BEKASIMEDIA.COM – Bagaimana membangun startup digital?

Dunia Digital adalah eksistensi baru berbentuk maya yang kini menjadi “konsumsi premier” manusia, terutama bagi mereka yang membutuhkan “informasi” hampir di seluruh dunia nyata ini.

Seiring perkembangan dunia digital saat ini, hadirlah bintang-bintang baru atau bisa disebut juga startup digital yang mencoba berinteraksi dengan masyarakat melalui pelayanan-pelayanan solutif yang semakin kreatif. Berikut ini adalah tips membangun startup digital yang disampaikan oleh salah satu praktisi bisnis startup digital nasional, Novy Lavanda, yang disampaikan melalui Kuliah Whatsapp, kelaswsj.com, dengan link : bit.iy/gabungdiskusi.

“Berdasarkan pengalaman saya beberapa kali membangun startup, kunci utamanya antara lain adalah: Mental, Product, Team dan Capital/Modal.”, lelaki dengan panggilan Nope ini menjelaskan.

1. Mental

Menurut Nope, Mental sangat penting dalam membangun startup digital.

“Mental yang dimaksud adalah kesiapan Founder menghadapi segala kemungkinan yang terjadi pada startup yang akan dibangun. Harus siap akan penolakan bahkan kegagalan dan harus siap juga akan keberhasilan karena ini justru yang paling sulit.” Tutur Founder startup www.findtukang.com ini.

Dibutuhkan kecakapan Founder dalam strugling menghadapi segala situasi sesulit apapun. Behind Success Story Nope ini, berkisah perjuangan yang inspiratif, mulai dari ditolak berkali-kali saat pitching hingga menjadi sombong karena sudah berhasil mendapatkan pendanaan.

“Pastikan kita bisa menjadi orang yang selalu “terbakar” di saat gagal dan menjadi orang yang sangat rendah hati saat berhasil,” kenang Nope.

2. Produk

“Sebaiknya berpikir lebih sederhana saja, buatlah produk yang dapat menyelesaikan permasalahan sehari-hari,” ulas lelaki berkacamata yang saat ini bertugas di salah satu lembaga konsultan Amerika yang consern di bidang Mobile Apps.

Menurutnya produk yang “too early” atau terlalu dini dan terlalu canggih akan berhadapan dengan “user” yang belum siap GO DIGITAL. Berpikir “kecil” untuk sesuatu yang “besar” akan lebih baik.

3. Tim

Seperti dalam entitas bisnis lainnya, membangun tim adalah hal yang paling sulit dalam laju kembangnya startup digital. Masing-masing personal team memiliki potongan “puzzle” yang berbeda-beda, team yang bisa melengkapi dan tidak “cengeng” akan mempercepat terciptanya ide menjadi prototype yang siap dihidangkan.

“Dan yang paling penting cari partner yang lapar. Artinya dia punya ambisi untuk bertahan hidup cukup tinggi,” Jelas Nope.

“ Jika kamu adalah seorang “Coder”, carilah partner yang ahli dalam bisnis. Dan kalian berdua saja sebenarnya sudah cukup untuk membuat sebuah ide dapat terealisasi menjadi sebuah produk. Begitu juga sebaliknya,” Nope menambahkan chat-nya.

Nope juga menyarankan dua kepala lebih baik daripada lebih dalam membangun sebuah produk digital.

4. Capital

“Capital yang saya maksud adalah modal untuk bertahan hidup para Founder-nya. Karena itu jauh lebih penting daripada modal untuk membangun startup digitalnya,” Tutur Nope menambahkan poin tipsnya.

Nope mengingatkan ketika Foundernya sibuk memperkaya diri sendiri dengan menempatkan gaji yang besar pada Pitch Deck (Proposal Presentasi Bisnis) maka ini adalah ciri-ciri startup yang akan gagal.

Dalam membangun startup digital tidak harus jadi seorang programmer (koder), siapapun bisa membangun startup digital asal konsisten dan memahami keempat poin di atas.

“Selalu melihat produk dari kacamata pengguna, bukan dari kacamata pencipta produk. Maka produk Anda akan diterima pasar dan investor.” Tutur Nope menutup sharing diskusi IT Kelas WSJ ini. (ram)

Be the first to comment on "Tips Membangun Startup Digital"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: