fbpx

KPAD: Tidak Punya Ruang Laktasi, ASI Terkontaminasi

Ketua KPAD Kota Bekasi, Aris Setiawan

BEKASIMEDIA.COM – Menanggapi pemberitaan minimnya ruang laktasi di instansi pemerintah dan Swasta di Kota Bekasi, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Aris Setiawan menyatakan tidak adanya ruang laktasi yang layak membuat para pekerja atau pegawai wanita terpaksa memerah ASI di kamar mandi, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi air susu dengan kuman karena tidak higienis.

“80% ibu menyusui di Indonesia tidak bisa maksimal memberikan air susu. Pasalnya, data Kementerian Kesehatan RI (2017) mengungkap bahwa baru 64,8%  perkantoran di Indonesia yang menyediakan ruang laktasi untuk mendukung program ASI eksklusif,’ ujarnya kepada bekasimedia.com, Jum’at (26/10/2018)

Padahal, kata Aris, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama di kehidupan seorang anak memberikan manfaat seumur hidup, di antaranya imunitas tubuh yang kuat dan perlindungan terhadap infeksi.

Ruang laktasi yang ada pun seringkali hanya menggunakan ruang seadanya yang tidak layak

Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003 Pasal 83 mewajibkan pengusaha memberikan peluang yang layak kepada karyawan wanita dengan bayi yang masih menyusui. Di Kota Bekasi, telah ditetapkan juga Peraturan Walikota Nomor 55 Tahun 2017 tentang penyediaan ruang menyusui ditempat kerja pemerintah dan swasta serta fasilitas umum lainnya.

Hal ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Bekasi untuk generasi mendatang mendapatkan susu eksklusif yang berpengaruh penting terhadap tumbuh kembang anak baik secara fisik dan mental.

“Hanya saja, belum semua fasilitas publik, perkantoran, pusat perdagangan, dan fasilitas lainnya di Kota Bekasi menyediakan ruang laktasi. Hal ini, perlu ada pengawasan bersama dari seluruh instansi bukan hanya pemerintah, legislatif, namun perlu didorong melalui masyarakat dan masyarakat penggiat peduli anak,” imbuhnya.

Karena anak adalah amanah Allah YME dan dilindungi negara, barang siapa yang menghambat anak mendapatkan haknya berarti berarti ingkar kepada Tuhannya dan negara berkewajiban untuk melakukan tindakan yang tegas. (Dns)

Be the first to comment on "KPAD: Tidak Punya Ruang Laktasi, ASI Terkontaminasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: