fbpx

MUI Minta Banser Akui Kesalahan dan Minta Maaf Kepada Seluruh Umat Islam

BEKASIMEDIA.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengambil sikap atas pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid oleh oknum anggota Banser NU pada Hari Senin, 22 Oktober 2018 di Garut Jawa Barat. Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (23/10/2018) pagi, MUI menyatakan sangat menyesalkan peristiwa ini.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid Sa’adi dan Sekretaris Jenderal Anwar Abbas itu, MUI mengeluarkan 5 poin penting, diantaranya:

1. MUI merasa prihatin dan menyesalkan kejadian pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid tersebut karena telah menimbulkan kegaduhan di kalangan umat Islam.

2. MUI meminta kepada yang telah melakukan tindakan tersebut untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan secara terbuka kepada umat Islam.

3. MUI mendorong dan menghimbau kepada semua pihak untuk menyerahkan masalah ini kepada proses hukum dan meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak cepat, adil dan professional.

4. MUI memohon kepada semua pihak untuk dapat menahan diri, tidak terpancing dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu agar ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan di kalangan umat serta bangsa tetap terjaga dan terpelihara.

5. MUI menghimbau kepada pimpinan ormas Islam, para ulama, kyai, ustadz dan ajengan untuk ikut membantu mendinginkan suasana dan menciptakan kondisi yang lebih kondusif sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Sejauh ini, hingga Selasa (23/10/2018) sore belum ada pernyataan resmi permintaan maaf dari Banser NU seperti yang diharapkan pengurus pusat MUI.

Be the first to comment on "MUI Minta Banser Akui Kesalahan dan Minta Maaf Kepada Seluruh Umat Islam"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: