fbpx

Neneng Hasanah Yasin Jadi Tersangka Korupsi, Timses Jokowi Berkurang

tjahjo kumoloSource: Instagram Neneng Hasanah Yasin

BEKASIMEDIA.COM – KPK akhirnya menetapkan Bupati Kabupaten Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus suap pengurusan perizinan pembangunan Meikarta.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

Dengan penetapan tersangka Neneng, Anggota Timses Jokowi-Maruf Amin di Jawa Barat berkurang.

Sebagaimana diketahui, Neneng tercantum dalam tim pemenangan Jokowi di Jawa Barat yang diketuai oleh Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dalam surat keputusan Nomor 015/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018, Neneng tercatat sebagai pengarah teritorial bersama wakil bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Dalam kasus Meikarta ini, Neneng Hasanah Yasin masuk dalam jajaran tersangka yang diduga menerima suap, diantaranya:

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin,
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin,
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Najor, Dewi Tisnawati (Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, dan,
Neneng Rahmi (Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi).

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau pasal 11 atau Pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP

“Diduga realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa kepala dinas pada April, Mei, Juni 2018,” kata Laode M Syarif. (*/eas)

Be the first to comment on "Neneng Hasanah Yasin Jadi Tersangka Korupsi, Timses Jokowi Berkurang"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: