fbpx

Tentang Pencemaran Kali Bekasi, Ini Usulan Caleg PKS Sapto Waluyo

BEKASIMEDIA.COM – Rapat Koordinasi Daerah dan Pembekalan Caleg PKS Kota Bekasi tak hanya membahas target pencapaian kursi legislatif pada pemilu 2019, namun juga mengkaji isu publik yang relevan untuk diperjuangkan di peringkat lokal dan nasional. Hal itu diungkapkan Sapto Waluyo, Wakil Ketua Badan Perencanaan DPP PKS yang hadir dalam acara di Hotel Santika, Bekasi.

“Pemilihan dan pendalaman isu penting karena seluruh caleg PKS diamanatkan misi pelayanan, pemberdayaan dan pembelaan kepentingan publik. Jadi caleg PKS tak hanya bermodalkan popularitas dan elektabilitas temporal, apalagi bersifat sifat transaksional,” tegas Sapto Waluyo yang diajukan DPP PKS sebagai calon anggota DPR RI untuk dapil Kota Bekasi dan Kota Depok dengan nomor urut 2.

“Setiap caleg PKS mendengar dan menyerap aspirasi pemilih, lalu mengartikulasikan dan memperjuangkannya di ranah kebijakan publik,” lanjut Sapto yang tercatat sebagai alumni S. Rajaratnam School of International Studies, Singapura. Karena itu, harus memahami betul kondisi yang terjadi di daerah pemilihannya.

Seperti contoh aktual pencemaran Kali Bekasi yang sedang ramai diperbincangkan publik. Aliran Kali Bekasi merupakan sumber air baku bagi sedikitnya 30.000 pelanggan air bersih di Kota Bekasi. Kondisinya sekarang sudah menghitam, berbusa dan berbau tak sedap. Sangat tidak sehat untuk menjadi bahan baku air minum atau keperluan rumah tangga.

Dokumen penanganan Kali Bekasi yang berhulu hingga Kali Cileungsi dan Kali Cikeas di Kabupaten Bogor telah diserahkan oleh DPR RI kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada awal September untuk ditindaklanjuti. Dokumen tersebut berisi permintaan kepada Balai Besar Wilayah Sungai CIliwung-Cisadane untuk segera melakukan normalisasi dan restorasi Kali Bekasi.

“Caleg PKS sangat peduli dengan masalah lingkungan, apalagi ini menyangkut kualitas hidup warga. Kami akan mendesak kolaborasi yang serius antar instansi (Kementerian PUPR dan Lingkungan Hidup dan Kehutanan) serta Pemerintah Daerah (provinsi, kota/kabupaten),” jelas Sapto Waluyo yang baru saja meluncurkan buku “Sahabat Sampah” bersama komunitas Warga Peduli Lingkungan (WPL).

Isu lingkungan harus mewarnai wacana politik lokal dan nasional, agar perhatian publik tak hanya tersedot pada rebutan kursi atau isu sensitif lain. “Kita perlu mengembangkan isu kongkrit yang dirasakan langsung masyarakat, sehingga warga pemilih bisa menilai sendiri mana partai yang peduli dengan kepentingan mereka sehari-hari dan mana caleg yang kompeten untuk menanganinya,” simpul Sapto yang juga dikenal sebagai Direktur Center for Indonesian Reform (CIR).

(eas)

Be the first to comment on "Tentang Pencemaran Kali Bekasi, Ini Usulan Caleg PKS Sapto Waluyo"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: