Nasib Tak Menentu, Ribuan Guru Honorer di Kabupaten Bekasi Lakukan Aksi Ini

BEKASIMEDIA.COM – Beragam persoalan makin menumpuk di Pemda Kabupaten Bekasi yang dipimpin Bupati Neneng Hasanah Yasin. Yang terkini, nasib guru honorer yang tak menentu dan belum mendapatkan upah yang layak seperti yang dijanjikan yaitu setara Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi tahun 2017 atau minimal per-bulan 3 juta per bulan.

Kecewa dengan Neneng Hasanah Yasin yang belum juga menunjukan komitmennya terhadap nasib guru honorer, Senin (10/9/2018) lalu. ratusan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer SD Negeri dan SMP Negeri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam wadah Front Perjuangan Honorer Indonesia (FPHI), menggalang cap jempol darah dan tanda tangan diatas kertas putih.

Direktur NGO KAMMPUS, Rahmatullah, yang selama ini mendampingi para honorer dalam wadah FPHI memperjuangkan nasibnya, Kamis (13/9/2018) pagi, menjelaskan, penggalangan cap jempol darah, karena selama ini pihak eksekutif dan legislatif daerah kurang merespon secara maksimal jeritan batin nasib para honorer.

“Seluruh cap jempol darah yang sudah terkumpul diatas kertas putih ini, oleh para honorer Kabupaten Bekasi, dalam waktu dekat akan bersama-sama kita serahkan kepada pihak-pihak terkait, termasuk Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bekasi, agar tuntutan honorer Kabupaten Bekasi segera dikabulkan,”kata Rahmatullah.

Ternyata jumlah honorer di Kabupaten Bekasi jika ditotal memiliki angka fantastis yaitu sebanyak 12 ribu hingga 13 ribu orang. Hal ini seperti diungkapkan Koordinator aksi penggalangan cap jempol darah FPHI wilayah Kecamatan Setu Faisal.

Kegiatan cap jempol darah pada Senin (10/9) dan Rabu (12/9) dilakukan FPHI wilayah kecamatan Setu di SMP Negeri 4 Setu, Kabupaten Bekasi di Jalan Pepaya Raya Perumahan GMM No. 22 Desa Lubang Buaya Kecamatan Setu, Setu, Kabupaten Bekasi. Dilanjutkan Kamis hari ini.

Koordinator FPHI wilayah Kecamatan Cibitung Lukman, menggalang cap jempol darah pada Senin (10/9) dan Rabu (12/9) di SMP Negeri 2, Cibitung, di Jalan Bosih Raya Perum Gramapuri, Cibitung, dilanjutkan Kamis hari ini.

 

Koordinator FPHI wilayah Kecamatan Karang Bahagia Ujat bersama sekretarisnya Asep Firdaus menggelar cap jempol darah pada Selasa (11/9) dan Rabu (12/9) di SDN Karang Rahayu 03, Kecamatan Karang Bahagia, dilanjutkan Kamis hari ini.

 

Pada Kamis (13/9) hari ini pengumpulan cap jempol darah juga dilakukan Koordinator FPHI Kecamatan Cikarang Selatan di Aula SMP Negeri 1 Cikarang Selatan.

 

“Seluruh rangkaian penggalangan cap jempol darah, akan dilanjutkan setiap hari dan dipimpin oleh para Koordinator FPHI tingkat kecamatan masing masing se-Kabupaten Bekasi,” kata Faisal.

Be the first to comment on "Nasib Tak Menentu, Ribuan Guru Honorer di Kabupaten Bekasi Lakukan Aksi Ini"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*