BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 14 Agu 2018 12:09 WIB ·

Yayasan Ulul Albab Al Islamiyah Ajarkan Empati Lewat Penggalangan Dana Peduli Lombok


 Yayasan Ulul Albab Al Islamiyah Ajarkan Empati Lewat Penggalangan Dana Peduli Lombok Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Lombok tengah berduka. Ahad (5/8/2018) terjadi gempa dahsyat berskala 7 SR yang mengguncang pulau yang memiliki banyak destinasi wisata prestisius tersebut.

Belum lagi, kemudian diikuti lebih dari 500 gempa susulan dan mengakibatkan lebih dari 400 orang meninggal dunia sementara korban luka-luka mencapai 1.300 orang.

Gempa ini juga merobohkan setidaknya 67.000 rumah yang mengakibatkan setidaknya 380.000 warga dan turis mengungsi di berbagai titik pengungsian.

Keadaan ini pun langsung mendapat perhatian segenap elemen masyarakat di Indonesia tak terkecuali Yayasan Ulul Albab Al Islamiyah, Tambun, kabupaten Bekasi.

Yayasan yang mengelola unit pendidikan TK, SD dan SMP ini ingin mengedukasi para siswanya melalui peristiwa ini. Di antara pelajaran yang ditanamkan kepada para siswa adalah mengajarkan rasa empati yaitu merasakan apa yang dirasakan oleh para korban.

“Siswa diajak berdialog dengan pertanyaan, “Bagaimana bila kita yang menjadi korban bencana? Pasti sedih bukan?” dan pertanyaan lainnya hingga timbul rasa kepedulian mereka dan tergerak hatinya untuk menyisihkan sebagian dari uang jajan mereka untuk membantu korban gempa,” kata Ibnu Muthi, Ketua Yayasan Ulul Albab Al Islamiyah Bekasi, Selasa (14/8/2018).

Pelajaran lain yang bisa diajarkan, kata Ibnu adalah tentang istilah gempa
itu sendiri. Bagi siswa kelas rendah dan hidup di perkotaan, kata “gempa” ternyata masih merupakan kosa kata yang asing bagi mereka.

“Akhirnya momen ini pun dimanfaatkan untuk menjelaskan tentang fenomena alam yang satu ini. Untuk kelas atas bisa ditambah dengan penjelasan yang lebih ilmiah mengenai sebab akibat gempa hingga mensimulasikan bagaimana menyelamatkan diri bila gempa terjadi,” imbuh Ibnu.

Program baik ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari seluruh wali murid.

“Alhamdulillah sejak digulirkan program “Donasi Peduli Lombok” panitia yang terdiri dari para guru telah berhasil menghimpun dana hingga belasan juta rupiah yang segera akan disalurkan kepada korban bencana dan semoga dengan program ini bisa menghasilkan generasi-generasi yang pandai bersyukur dan peduli terhadap sesama, amin,” pungkasnya. (dns)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru