fbpx

Ismail Ibrahim: Sikap Resmi PBB Tunggu Hasil Ijtima Ulama II

BEKASIMEDIA.COM – Wakil Ketua Hubungan
Kelembagaan Ummat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Ismail Ibrahim menyatakan PBB belum juga menentukan sikap untuk berkoalisi dengan Cawapres Prabowo Subianto karena masih menunggu hasil evaluasi dan kajian Ulama terkait pencapresan Prabowo – Sandiaga.

“Terkait sikap resmi PBB memang kami sebagai kader masih menunggu keputusan resmi dari DPP namun kemudian gambaran awal kami sami’na wa”atona lebih spesifiknya kami menunggu ijtima ulama. apapun hasilnya itu yang insya Allah jadi rekomendasi dasar dan lanjutan bagi PBB secara nasional kedepan,” ujarnya saat ditemui di kantor DPC PBB Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, (13/8/2018)

Menurutnya, PBB sangat berhati hati dalam menentukan sikapnya karena belum ada sinyal langsung dari Habib Riziq Sihab Di Mekkah, oleh itu kata Ismail, dalam waktu dekat Ulama akan menggelar Ijtima kedua untuk selanjutnya kembali memberikan rekomendasinya.

“Kita tahu arah perjuangannya tidak akan ke penista agama, PBB punya garis merah sendiri untuk menuju indonesia barokah,” terangnya.

“Kehati-hatian itu bukanlah tidak matang secara pemikiran, tetapi sunnah rasul karena kalau buru buru juga dari syetan. fahamilah PBB hari ini sedang menelaah. khawatir berpihak kepada yang belum tepat, karena kita komitmen taat pada ulama jadi menunggu ijtima Ulama kedua,” imbuhnya.

Sementara itu fokus partainya saat ini pada pemenangan di lembaga legislatif agar mempunyai kader yang kuat dan matang di legislatif, kata Ismail.

Sebagai kendaraan umat Islam, PBB memiliki bargaining yang kuat yaitu menawarkan bela Islam dan NKRI

“Saya berpikir secara pribadi, kehati-hatian PBB hari ini adalah hal yang luar biasa yang patut diapresiasi. karena jika tidak hati hati khawatirnya tercebur ke jurang yang membahayakan. intinya itu bela Islam dan NKRI,” pungkasnya. (Dns)

Be the first to comment on "Ismail Ibrahim: Sikap Resmi PBB Tunggu Hasil Ijtima Ulama II"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: