fbpx

Kemenkes Tidak Memaksa Masyarakat yang Kontra Vaksin MR

BEKASIMEDIA.COM – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Farid Moeloek akhirnya menerima hasil rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait status halal vaksin Rubella.

Pihak Kemenkes menyatakan sudah setahun bersikeras menyukseskan vaksinasi 70 juta anak dengan vaksin rubella. Belajar dari fase pertama pemberian vaksin rubella yang sukses di Jawa Barat, Nila berkeinginan untuk sukseskan fase 2 di luar Jawa.

Sayangnya masyarakat luar Jawa masih mempertanyakan kehalalan vaksin. Sehingga membuat MUI memanggil Menkes dan Biofarma. Terkait hasilnya, Nila menyatakan tidak memaksakan masyarakat yang tidak ingin memvaksin anaknya.

“Saya tidak memaksakan bagi yang menganggap bahwa vaksin rubella belum halal,”katanya di kantor MUI, Jumat (3/8/2018).

Namun, kemenkes, kata Nila, akan berusaha meminta Serum Institute of India untuk memberikan kandungan vaksin rubella tersebut.

“fase kedua akan segera dimulai. Kami dan Biofarma akan segera mengatasi masalah tersebut,” pungkasnya. (i)

Be the first to comment on "Kemenkes Tidak Memaksa Masyarakat yang Kontra Vaksin MR"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*