fbpx

Ombudsman RI Benarkan Ada Aksi Mogok di Sejumlah Tempat Pelayanan Publik Kota Bekasi

BEKASIMEDIA.COM – Selasa, (31/7/2018) siang, bertempat di Ruang Press Room Humas Pemkot Bekasi, Jl. Jend A. Yani, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan berlangsung konferensi pers Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya terkait adanya laporan penghentian pelayanan publik secara massif pada hari Jum’at, tanggal 27 Juli 2018 di seluruh unit layanan publik (12 Kecamatan, 56 Kelurahan se-Kota Bekasi).

Ketua Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Teguh P. Nugroho menyatakan terkait adanya Penghentian Layanan Publik di Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bekasi pada tanggal 27 Juli 2018, pihak Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya telah membentuk 3 tim, di mana 1 (satu) tim terdiri dari empat orang antara lain;
– Tim 1 bertugas melakukan pertemuan dengan Pj. Wali Kota Bekasi;
– Tim 2 bertugas ke Mall Pelayanan Publik;
– Tim 3 bertugas ke Kecamatan atau Kelurahan se-Kota Bekasi.

“Hasil temuan dari tim, apabila ditemukan pelanggaran terkait aksi mogok masal Pelayanan Publik Pemerintahan akan dilaporkan kepada Kemendagri RI serta Presiden agar para ASN yang terlibat bisa dijatuhkan hukuman / sanksi,” kata Teguh.

Adapun sanksinya, kata Teguh bisa berupa teguran, mutasi, hingga yang terberat adalah pemecatan.

“Kami telah memeriksa, telah melakukan pemeriksaan ke Dinas Infokom terkait adanya Down System pada hari Jum’at, tanggal 27 Juli 2018 bahwa tidak ada Down System (tidak offline) sedangkan berdasarkan keterangan yang didapat dari beberapa kelurahan khususnya jaringan disdukcapil dinyatakan offline, temuan ini akan kami tindak lanjuti dan kami periksa, apabila adanya unsur kesengajaan untuk men-down-kan system maka ini suatu bentuk pelanggaran,” tambahnya.

Teguh mengaku kejadian ini sangat luar biasa dan tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Hal ini sangat tidak wajar, kami pernah mendapatkan laporan aksi mogok ASN di Pulau Nias pada Tahun 2016 itu disebabkan karena ASN selama 2 bulan tidak menerima gaji itu hal wajar, sedangkan di Kota Bekasi gaji lancar tetapi melaksanakan mogok kerja,” pungkasnya.

Teguh P. Nugroho, Ketua Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya hadir dalam konferensi pers didampingi tim antara lain Rully Amirullah selaku Tim Ombudsman RI, Arif Widodo selaku Tim Ombudsman RI yang diterima Sayekti Rubiah selaku Kabag Humas Pemkot Bekasi. (*)

Be the first to comment on "Ombudsman RI Benarkan Ada Aksi Mogok di Sejumlah Tempat Pelayanan Publik Kota Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: