fbpx

Fraksi Golkar: Tambah Rombel Tak Kurangi Jatah Sekolah Swasta

ilustrasi siswa/ist

BEKASIMEDIA.COM – Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi, Maryadi mengkoreksi bahwa dirinya mengusulkan atas nama Fraksi partai Golkar bukan komisi IV seperti yang disebut oleh Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly, Selasa, (17/7/2018).

Maryadi menjelaskan fraksinya mengusulkan penambahan rombel menjadi 40 seperti tahun lalu (2017) karena saat ini desakan masyarakat untuk memasukkan anaknya di sekolah menengah pertama (SMP) negeri cukup tinggi.

Ia menambahkan lulusan Sekolah Dasar tahun ini mencapai 27.000 siswa, jadi kalau ditambahkan 2 siswa dari 38 siswa per rombel menjadi 40 siswa per rombelnya. Ini pun hanya mengakomodasi setengahnya dari 27.000 siswa lulusan SD tahun ini. Jadi kata Maryadi, masih banyak sisanya untuk bisa ditampung ke sekolah swasta.

“Tidak ada niat bagi kami untuk menabrak aturan yang ada, namun ini demi terakomodirnya siswa siswi Kota Bekasi yang masih berharap bisa masuk Sekolah Menengah Pertama negeri, jadi saya kira BMPS jangan baperlah,” terangnya.

Lebih lanjut Maryadi mengatakan banyak orang tua murid yang tidak mampu yang belum dapat sekolah dan datang ke dewan lalu saya sebagai dewan harus aspiratif terhadap masyarakat.

Sekolah swasta sudah ada pangsa pasarnya karena swasta yang unggul juga diminati masyarakat, yang penting semua anak bangsa harus sekolah, apalagi yang datang mengadu memang mereka yang ekonominya kurang mampu. (Dns)

Be the first to comment on "Fraksi Golkar: Tambah Rombel Tak Kurangi Jatah Sekolah Swasta"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: