BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 11 Jul 2018 03:32 WIB ·

Sebut Masyarakat Gaptek, KNPI Kota Bekasi Soroti Kinerja Kadisdik


 ilustrasi/memeburn.com Perbesar

ilustrasi/memeburn.com

BEKASIMEDIA.COM – Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, Jawa Barat, Ali Fauzie yang melontarkan kata sebagian masyarakat gagap teknologi (Gaptek) nampaknya menjadi buah bibir di sebagian kalangan masyarakat Kota Patriot begitu juga dunia maya.

Hal tersebut pun kian memanas di media sosial sehingga mendapat respons dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi, Gilang Esa Muhamad. Ia mempertanyakan kinerja Disdik Kota Bekasi, apa yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan selaku pemerintah, seharusnya dapat mengantisipasi kendala-kendala di lapangan yang setiap tahun selalu berulang.

“Kalau masalah tahunan ini dianggap berada di masyarakat, karena gaptek dan lainnya, Disdik mestinya berkaca dan berbenah, bukan malah menyalahkan masyarakat,” tegas Gilang yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia, Rabu, (11/7/2018)

Menurutnya, kata gaptek yang ditujukan kepada masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ini, seakan meremehkan masalah dan seakan-akan Disdik tidak bertanggungjawab dengan masalah yang ada, dan dinilai tidak tepat sasaran dalam melaksanakan programnya.

“Dia (Kadisdik.red) harusnya memberitahu tahapan-tahapan PPDB Online disetiap sekolah, baik melalui Kepala Sekolah, OSIS, dan banyak organ-organ masyarakat lainnya,” jelasnya.

Gilang pun menyayangkan, ucapan yang dilontarkan oleh Kadisdik terkesan tidak mendidik, kata dia, dirinya pun merasa sakit hati atas ucapan Gaptek tersebut. Sehingga demikian, Gilang pun mempertanyakan sampai di mana sosialisasi PPDB Online Disdik Kota Bekasi tersebut?

“Ini sudah termasuk penghinaan kepada masyarakat, ini kan Kota Bekasi yang dibilang Kota Bekasi, Sehat, dan Cerdas, dengan pernyataan gaptek sendiri, berarti masyarakat Kota Bekasi nggak cerdas dong,” tukasnya.

Menurutnya, gaptek itu menandakan masyarakat belum cerdas menggunakan media elektronik dan sebagainya. Sehingga penyataan gaptek sendiri pun terkesan melecehkan Kota Bekasi.

“Selama ini kan pencapaian dan penghargaan Kota Bekasi itu kan dari masyarakat, apa yang telah dibangun oleh Pemkot Bekasi, tapi malah Disdik sendiri yang melempar tangannya kepada masyarakat, bukan malah mengakui kesalahannya,” bebernya.

Gilang pun menilai, Kadisdik Kita Bekasi pun bukan contoh Kepala Dinas yang baik, kalau benar dia pemimpin yang baik dia harusnya bertanggung jawab dan merespons keluhan masyarakat yang terkendala di lapangan, bukan malah melempar batu sembunyi tangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Ali Fauzi sontak mengatakan bahwa kendala dalam PPDB Online biasa pada masyarakat yang Gagap Teknologi (Gaptek).

“Masyarakat yang gaptek ya mendatangi sekolah, kan tidak semua masyarakat mengerti jadi mendatangi sekolah,” ujar Ali Fauzie. (Gun)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru