BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 29 Jun 2018 08:16 WIB ·

Tingkatkan Skala Bisnis UMKM, GO-FOOD Festival Hadir Maksimalkan Potensi Bisnis Kuliner Karawang


 Tingkatkan Skala Bisnis UMKM, GO-FOOD Festival Hadir Maksimalkan Potensi Bisnis Kuliner Karawang Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Setelah sukses menggelar rangkaian festival kuliner di beberapa kota sebelumnya, yaitu Jakarta, Bogor, Bekasi, Cirebon, Makassar, Palembang, dan Surabaya, GO-FOOD sebagai layanan pesan-antar makanan dalam aplikasi GO-JEK kembali menegaskan komitmennya mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kuliner untuk meningkatkan skala bisnisnya melalui GO-FOOD Festival di Kota Karawang.

GO-FOOD Festival Karawang akan menghadirkan 40 merchant terbaik untuk menyajikan produk kuliner mereka mulai dari 25 Mei 2018 hingga satu tahun ke depan. Gelaran GO-FOOD Festival merupakan bentuk apresiasi GO-FOOD terhadap tingginya minat pengusaha merchant untuk tumbuh besar bersama memajukan UMKM kuliner Indonesia. Melalui kemitraan yang telah terbangun selama ini, GO-FOOD yang mulai hadir sejak April 2015 ini telah tumbuh menjadi salah satu penyedia layanan antar makanan terbesar di dunia di luar Cina dan bekerja sama dengan lebih dari 200 ribu merchant di berbagai kota di Indonesia.

“Saat ini, lebih dari 80 persen merchant partner GO-FOOD merupakan pengusaha kuliner yang masuk kategori pengusaha kecil dan menengah yang punya potensi untuk tumbuh menjadi lebih besar lagi. Namun, pendanaan serta networking masih menjadi tantangan yang mereka hadapi. Dengan mengadopsi kesuksesan sebelumnya, kami ingin membantu menjembatani tantangan tersebut dan merangkul lebih banyak lagi pelaku UMKM kuliner lokal untuk bergabung,” ujar Brata Santoso selaku VP Operation and Business Development GO-FOOD Festival dalam konferensi pers yang digelar hari ini.

Lebih lanjut, Brata memaparkan bahwa selama ini pelaku UMKM kuliner selalu terhambat untuk memulai bisnis karena pemikiran bahwa mereka harus punya modal yang besar serta karyawan yang banyak. Melalui GO-FOOD Festival, GO-FOOD akan memberikan akses yang selebar-lebarnya kepada pelaku UMKM kuliner untuk berinovasi tanpa perlu modal yang besar. Terkait dengan networking, GO-FOOD Festival hadir untuk menjadi jembatan antara para pelaku UMKM dengan lebih banyak para pecinta makanan selain tentunya pelanggan setia mereka.

GO-FOOD Festival digelar dengan menggunakan konsep food court atau pujasera (pusat jajanan serba ada) di mana para pelaku UMKM dapat menawarkan kulinernya. “Yang berbeda dari konsep food court pada umumnya, pengusaha tidak perlu menyiapkan dana besar di muka untuk biaya sewa booth dan jasa pelayanan. Kami juga menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan masak yang relatif mahal bagi para pebisnis mikro,” ujar Brata.

Tingkatkan Pariwisata melalui Sajian Kuliner Lokal

Pada kesempatan yang sama, Becquini Akbar, Region Head GO-JEK Jawa Barat – Banten menambahkan, “Banyak mitra merchant kami yang memulai bisnis kuliner hanya dari dapur rumahan dengan peralatan seadanya dan kini usaha mereka sudah berkembang lebih besar dengan hadirnya infrastruktur dari GO-FOOD. ” Dia menambahkan, rata-rata transaksi mitra merchant meningkat 2.5 kali setelah bergabung dengan GO-FOOD. “Ada beberapa kunci penting yang membedakan GO-FOOD dengan layanan pesan-antar makanan lainnya, seperti pilihan merchant dan menu yang beragam serta ketersediaan GO-FOOD di 50 kota di Indonesia. Selain itu, jangkauan GO-FOOD yang luas memungkinkan masyarakat untuk membeli kuliner pilihannya dari mana saja asalkan tidak lebih dari 25 km. Hal ini yang membuat kami optimis dapat meningkatkan industri kuliner Indonesia,” ujar Becquini.

Menurut data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, melalui Keputusan Presiden RI No. 53 Tahun 1989 tentang Pengembangan Kawasan Industri, Karawang telah disiapkan sebagai kawasan industri modern dan juga salah satu kota industri terbesar di Asia Tenggara. Prospek pembangunan bandara internasional dan kereta cepat Jakarta-Bandung diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas ke Karawang sebagai tujuan bisnis dan pariwisata. “Melalui GO-FOOD Festival, kami berharap mampu mempromosikan dan meningkatkan penjualan mitra UMKM kuliner Karawang dari setiap kunjungan wisatawan ke wilayah ini,” tambah Becquini.

GO-FOOD Festival Karawang yang berlangsung selama satu tahun di Pasar Bersih Galuh Mas ini akan menghadirkan berbagai hiburan setiap akhir pekan. Tidak hanya bisa menikmati hiburan menarik sambil menikmati beragam sajian kuliner terbaik Karawang, area GO-FOOD Festival Karawang juga terbuka sebagai community hub untuk para komunitas yang ingin berkumpul dan melakukan berbagai kegiatan komunitas mereka secara gratis hanya dengan mendaftarkan data komunitas melalui link . Selain di Karawang, aktivitas-aktivitas komunitas seperti olahraga, kelas memasak, workshop, coaching, dan lainnya juga dapat dilakukan di lokasi GO-FOOD Festival lainnya.

GO-FOOD Festival sendiri secara bertahap diagendakan untuk merambah beberapa wilayah lainnya di sejumlah kota di Indonesia. Untuk mendapatkan kesempatan membuka gerai di GO-FOOD Festival, mitra merchant GO-FOOD dipersyaratkan untuk terlebih dahulu terdaftar di GO-FOOD dan memiliki performa yang baik. ***

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru