BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 25 Mei 2018 19:50 WIB ·

Yayasan Darul Rizki Pratama Sumbang 40 USD untuk Kebutuhan Buka Puasa di Komplek Masjid Al-Aqsa


 Yayasan Darul Rizki Pratama Sumbang 40 USD untuk Kebutuhan Buka Puasa di Komplek Masjid Al-Aqsa Perbesar

BEKASIMEDIA. COM – ‘Duka Warga Palestina Merupakan Duka Seluruh Umat Islam di Dunia’. Bayangkan, setiap hari selalu terdengar bunyi desingan suara peluru dan ledakan meriam yang diletupkan dari tangan-tangan bengis berbau ‘darah’ tentara Zionis Israel.

Pembunuhan etnis secara berkala dan besar-besaran di Palestina dimulai semenjak tragedi 2 November 1917, yakni saat digelarnya Deklarasi Balfour di mana lahirnya sebuah pernyataan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah Britania saat  Perang Dunia I yang mengumumkan dukungan untuk “tanah air bagi orang  Yahudi” di Palestina.

Petaka pun terjadi pasca peristiwa tersebut. Pembunuhan etnis (genosida) dilancarkan terhadap Muslim Arab Palestina hingga sekarang.

Buat warga Arab Palestina, sepertinya lahir di sana ‘bak kutukan’. Sebab, saat mereka tumbuh besar regu tembak tentara Zionis Israel seperti kegirangan dan berlomba meletupkan timah panas untuk merenggut nyawa mereka.

Semua perbuatan kejam ini dilakukan demi mewujudkan Negara Israel Raya. Warga pun tidak bisa melawan lebih jauh selain lemparan batu. Ya,hanya itu yang mereka punya.

Terlebih kini kondisinya menjadi lebih berbahaya buat kelangsungan hidup warga di sana.

Keberadaan Kedutaan Besar Amerika di Jerusalem bak tameng hidup untuk membela ‘syahwat’ Zionis Israel.

Yang membuat miris lagi, tidak hanya desingan peluru dan rudal-rudal tentara Israel, embargo ekonomi dan makanan pun turut menghantui. Bantuan internasional dilarang.

Padahal saat ini merupakan bulan suci Ramadhan di mana seluruh muslim diwajibkan berpuasa dan butuh asupan makanan lebih.

“Ini tugas kita sesama muslim membantu saudara kita di Palestina. Kami Yayasan Darul Rizki memberikan bantuan uang sebesar 40 USD untuk kegiatan buka puasa  di Komplek Masjid Al-Aqsa,” kata Ermi Yuspa, Pembina Yayasan Darul Rizki di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Jumat (25/5/2018).

Bantuan ini merupakan bantuan kemanusiaan. Buat umat Islam, menurut Ermi, tanah Palestina merupakan tanah yang suci lantaran di sana ada masjid Al-Aqsa. ”Masjid dan kiblat pertama umat Islam,” tuturnya.

Sementara itu juru bicara Yayasan Darul Rizki, Ustadz Firdaus mengatakan pihaknya fokus memberikan makanan berbuka puasa di komplek Al-Quds. “Bantuan kemanusiaan ini langsung diterima oleh Syeikh Ahmad Isa,” kata dia.

Kata dia, Ahmad Isa tadi menuturkan warga Palestina sangat berterima kasih atas bantuan ini.  “Dia juga memberikan gambaran bahwa pada saat ini ada 22 ribu warga yang putus sekolah yang juga didera kemiskinan,” kata Ustadz Firdaus yang juga berprofesi sebagai pengusaha sukses sapi qurban di kawasan Ciputat Tangsel yang tahun laku dagangannya laku keras tak tersisa.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum FPI, Ustadz Sobri Lubis dan para pengurus Yayasan Darul Rizki Pratama.  (JAK)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru