Aktivis LH: Soal Pencemaran Kali Bekasi, Perlu Dilakukan Audit Lingkungan

BEKASIMEDIA.COM – Aktivis Lingkungan Hidup, Puput TD dari KAWALI (Kawal Lingkungan Hidup Indonesia), menyatakan perlu ada audit lingkungan terkait pencemaran Kali Bekasi.

“Hal ini untuk memastikan dengan lebih benar terjadi pencemaran ini oleh industri dari kawasan Cilengsi. Dari pengamatan saya ada Situ di Cilengsi yang menjadi muara limbah dari industri di sana, air danau yang sudah tercemar itu mengalir ke sungai yang melewati sungai di Bekasi dan Jakarta. Hal serupa pencemaran di sungai Jakarta juga kerap kali terjadi hal yang sama (berbusa),” katanya Jumat (18/5/2018).

Puput mengkhawatirkan, pencemaran ini sampai ke teluk / muara sungai yang mungkin akan mempengaruhi ekosistem.

“Selain limbah industri sungai biasanya juga tercemar limbah rumah tangga, limbah ini mengandung kandungan fosfor yang bisa menyuburkan fitoplankton dan membuat ekosistem air tidak seimbang,” pungkasnya.

Seperti diketahui pada Kamis (17/5/2018) Kali Bekasi terlihat kembali berbusa. Buih-buih ini diduga limbah kiriman dari Bogor dan berasal dari hulu.

Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata juga menyesalkan munculnya limbah ini. Ia meminta Pemkot lebih tegas dan PDAM lebih baik dalam hal pengolahan air baku agar konsumen merasa terjamin dengan mutu air yang mengalir ke rumah-rumah mereka.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Patriot, Solihat belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasi. (dns)

Be the first to comment on "Aktivis LH: Soal Pencemaran Kali Bekasi, Perlu Dilakukan Audit Lingkungan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*