Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Pidana di Kaus ‘Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden’

BEKASIMEDIA.COM – Bawaslu tidak menemukan adanya unsur pelanggaran pidana yang dilakukan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu terkait kaus ‘2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden’ yang dibentangkan saat debat Pilgub Jabar putaran kedua di Balairung UI Depok, Senin (14/5/2018).

Kesimpulan ini disampaikan Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto di Bandung, Rabu (16/5/2018).

“Tadi kita sudah gelar perkara, bahas apa yang disangkakan Pasal 69 ayat 2 dalam rangka memprovokasi saat kampanye. Kami Bawaslu, polisi dan jaksa tidak menemukan unsur pidana. Karena tidak memenuhi unsur pidana, laporan (paslon lain) kita hentikan,” tutur Harminus kepada awak media di Bandung.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pasangan calon nomor urut dua, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan melaporkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu ke Bawaslu karena dianggap melakukan pelanggaran. Atas kesimpulan ini, Bawaslu menghentikan laporan tersebut.

Bawaslu hanya menemukan unsur pelanggaran administratif. Kesimpulan ini diputuskan setelah Bawaslu meminta klarifikasi Ketua KPU Jabar Yayat, yang dilakukan di kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Rabu (16/5/2018).

KPU Jabar menyampaikan klarifikasi mengenai seputar prosedur, tata tertib dan mekanisme debat kandidat. Pelanggaran administratif itu berupa membawa atribut diluar yang ditetapkan KPU.

Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto menjelaskan pasangan calon (paslon) Sudrajat-Syaikhu telah melanggar peraturan KPU mengenai tata tertib debat kampanye. Pasangan cagub-wagub tersebut dianggap melanggar lantaran membawa atribut di luar yang ditetapkan KPU. (eas)

Be the first to comment on "Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Pidana di Kaus ‘Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden’"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*