DPRD Kota Bekasi Sinyalir ada Permainan dalam Rekruitmen Direksi PDAM Tirta Bhagasasi

BEKASIMEDIA.COM – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata mensinyalir ada permainan dalam rekruitmen Pelantikan Direksi baru PDAM Tirta Bhagasasi.

“Saya mensinyalir dengan jelas ada permainan dalam rekruitmen direksi kali ini.
Dari mulai panitia seleksi sampai dewan pengawas harus bisa menjelaskan kepada dewan lainnya dan publik kenapa yang dipilih adalah orang-orang seperti itu,” katanya saat dihubungi melalui telepon selular pada Jum’at (11/5/2018).

Ia mempertanyakan mengapa orang yang sudah pensiun bisa terpilih lagi? Apalagi dengan status ijazah yang masih diragukan.

“Masa orang yang ijazahnya diragukan bisa terpilih? aneh itu aneh bin ajaib.
Kinerja pelayanan PDAM saat ini buruk di masyarakat. Dari mulai air mati, air keruh, sampai buruknya manajemen pengaduan konsumen dan lain-lain.
Kalau cara rekruitmennya masih begini kapan bisa profesional pelayanan PDAM kepada publik?” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan pelantikan Direksi Usaha PDAM Tirta Bhagasasi yang dilakukan oleh Bupati Bekasi dinilai melanggar PP No 54 tahun 2017 dan Permendagri No 02 tahun 2007.

LSM Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Bekasi menyoroti pasca pelantikan Direksi usaha (Dirus) dan Direksi Teknis (Dirtek) yang dilakukan oleh bupati Bekasi dinilai melanggar peraturan serta bernuasa kepentingan.

“Prosesi yang dilakukan panitia seleksi PDAM Tirta Bhagasasi terindikasi melanggar peraturan. Terpilihnya Maman Sudarman kembali menjadi Dirus membuat kami bingung sedangkan kami tahu bahwa Maman sudah masuk usia pensiun,” ucap Ketua LPPNRI, Tobing, Kamis (10/5/2018).

Maman Sudarman yang juga pernah menjabat direksi usaha (dirus) dianggap selama menjabat telah gagal dalam melaksanakan tugas. (ADV)

Be the first to comment on "DPRD Kota Bekasi Sinyalir ada Permainan dalam Rekruitmen Direksi PDAM Tirta Bhagasasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*