BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 23 Mar 2018 16:23 WIB ·

Pinbuk Menjawab Tantangan Zaman di Era Digital


 Pinbuk Menjawab Tantangan Zaman di Era Digital Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pusat Inkubasi Usaha Kecil (Pinbuk) menyelenggarakan Workshop Nasional Pemberdayaan Bisnis dan Keuangan Mikro Syariah di Era Digital. Bertempat di Asrama Haji Pondok Gede pada Jumat (23/3/2018), acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi nasional (Silatnas) antara Pinbuk dengan Penggiat Ekonomi Mikro Syariah (BMT/KSPPS/LKMS).

“Bersyukur di tahun 2018 ini Pinbuk telah lebih dari 23 tahun berkhidmat kepada negeri. Pinbuk didirikan pada 13 Maret 1995, oleh Bank Muamalat Indonesia (BMI, MUI dan ICMI), sebagai lembaga pengembangan BMT yang sebelumnya merupakan Unit/Bidang dari ICMI setelah sebelumnya lCMl telah mendirikan Bank Muamalat sebagai bank syariah pertama di Indonesia pada tahun 1990,” terang Ketua Umum Pinbuk, Aslichan Burhan.

Burhan melanjutkan, Pinbuk sebagai lembaga pengembang swadaya masyarakat (LPSM) berperan untuk menggalang kesadaran masyarakat dalam membangun kemandirian sosial ekonomi melalui kelembagaan Baitul Maal wat Tamwil sebagai Koperasi atau lembaga keuangan Mikro Syariah.

Pinbuk sendiri selama ini memfasilitasi para penggiat usaha dalam bentuk pelatihan atau pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia, pengembangan kapasitas kelembagaan, pengembangan aplikasi teknologi informasi serta akses penguatan permodalan.

“Pendekatan pengembangan BMT bisa berbasis ”swadaya masyarakat” (masyarakat membangun) dan berbasis ”program” yang melibatkan masyarakat (membangun masyarakat). Beberapa contoh pengembangan BMT berbasis program seperti TKPMP-BMT, P3T, BMT Trans, BMT Kube, BMT/LKMA, BMT Agam Madani, KSPPS Padang Amanah Sejahtera, BMT/LKMS Bank Wakaf Mikro, dan lain sebagainya,” imbuh Burhan.

Burhan mengakui sejalan dengan perkembangan zaman, hari ini semacam ada tuntutan untuk menjawab tantangan zaman, di antaranya yang pertama, tantangan Perspektif Syariah, di mana praktik ekonomi syariah masih didominasi sektor keuangan dan praktik keuangan syariah masih didominasi akad jual beli murobahah (perjanjian jual-beli antara bank dengan nasabah).

“Atas tantangan itu, maka dalam workshop ini kita menghadirkan berbagai praktik syariah di sektor bisnis ritel seperti peternakan ayam ada Pak Hidayaturrahman dengan akad mudhorobah (bentuk kerja sama antara dua atau lebih pihak di mana pemilik modal (shahibul amal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal) menggalang ribuan investor shohibul maal mengelola lebih dari 1 juta ekor ayam petelur; Retail ada retail dan pengembangan lahan atau properti yang berbasis syariah. Demikian juga Kang Aka Bonanza dari Kopontren dengan Qini Mart hadirkan materi-materi untuk mengamankan akad yang sifatnya akad akad syariah yang hybrid yang diperlukan untuk kondisi saat ini,” lanjut Burhan.

Yang kedua adanya tantangan distrupsi keuangan di era digital. Saat ini keuangan di era digital, maka Pinbuk juga menghadirkan solusi atas tantangan itu berupa bagaimana layanan BMT berbasis Mobile (BMT Brancless atau BMT Corner) sebagai jawaban atas tantangan brancless banking dan juga ada Digital Community atau digital ecosystem.

“Tantangan ketiga adalah persoalan SDM dan Kompetensi. Dan juga tantangan persatuan gerakan (kejamakan). Maka Hari ini dengan silatirahim kita harapkan ini menjadi salah satu jawaban,” tukasnya. (dns)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru