fbpx

Pemkot Bekasi Nyatakan tak Ada Telur Palsu Beredar

BEKASIMEDIA.COM – Fenomena telur palsu sempat viral di Indonesia beberapa hari terakhir. Masyarakat sendiri masih merasa khawatir akan kebenaran peredaran telur tersebut di pasaran. Namun Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pertanian dan Perikanan menegaskan bahwa isu adanya telur palsu itu tidak benar.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Satia Sriwijayanti saat ditemui di kantornya, Kamis (22/3/2018) mengatakan, tidak pernah ada telur palsu di Indonesia, apalagi di Bekasi. Tia menjelaskan kemungkinan telur yang dianggap palsu itu adalah telur lama. Karena ada perbedaan mendasar di antara keduanya.

“Kita harus membedakan telur baru dan lama. Telur baru itu di antara cirinya adalah kuning dan putihnya masih kental. Sementara telur lama, kuning dan putihnya lebih encer, kulitnya mengkerut dan kasar. Telur juga punya lapisan-lapisan, ada yang menyerupai kertas. Jadi orang jahat yang menyebarkan informasi hoax soal telur palsu,” ungkap Tia, sapaan akrabnya.

Tia melanjutkan jika memang ada telur palsu, sulit dibayangkan bagaimana cara orang membuatnya. sebab, biaya produksinya saja pasti lebih mahal.

“Sulit membayangkan orang mau membuat telur palsu. Sebab jika ditinjau dari sisi komersialnya, proses pembuatan telur palsu pasti jauh lebih mahal dibandingkan membuat seekor ayam bertelur. Kalau di Cina sumpama ada, itu khusus dikonsumsi oleh orang tertentu saja. Mungkin dia nggak bisa makan jenis protein tertentu yang ada di dalam telur asli. Harganya pun 10 kali lipat dengan telur yang asli,” imbuhnya.

Tia menyayangkan munculnya isu telur palsu ini. Mengingat berita ini sangat merugikan kalangan peternak ayam petelur, pelaku industri pangan berbahan telur, dan tentunya berdampak pada perekonomian peternak.

“Jadi, jangan ragu dengan keaslian telur ayam yang ada di pasar, karena bisa dipastikan dokter hewan telah menjamin bahan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal,” harapnya. (rvb)

Be the first to comment on "Pemkot Bekasi Nyatakan tak Ada Telur Palsu Beredar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: