BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 9 Mar 2018 06:42 WIB ·

Paslon Nur-Firdaus Beri Kejutan ‘Kartu Bekasi Maju’ untuk Warga


 Paslon Nur-Firdaus Beri Kejutan ‘Kartu Bekasi Maju’ untuk Warga Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Pasangan calon Wali kota-Wakil Wali Kota Bekasi, Nur Supriyanto – Adhy Firdaus (NF) memberi kejutan kepada warga kota Bekasi. Dengan niat ingin menyejahterakan warga, dalam waktu dekat, Paslon ini akan meluncurkan Kartu Bekasi Maju (KBM) dengan tiga manfaat besar untuk warga Kota Bekasi.

Oleh karena itu, program KBM yang diusung pasangan NF dinilai lebih “sakti” dibandingkan Kartu Bekasi Sehat (KBS) yang ada selama ini karena hanya memiliki satu manfaat.

“Tolong dicatat ya! Layanan kesehatan gratis di Kota Bekasi akan tetap ada. Untuk KBS sudah putusan DPRD dimana wakil-wakil kami yang juga duduk disana ikut memutuskannya dan sudah ketok palu untuk KBS dijamin ada hingga akhir tahun 2018. Siapapun yang menang pada Pilkada nanti, layanan kesehatan gratis untuk masyarakat yang menggunakan APBD Tahun 2018 pasti dilaksanakan,” kata Sekretaris Tim Pemenangan NF, Sardi Effendi dalam keterangan persnya, Kamis 8 Maret 2018.

Sardi menegaskan, terkait isu-isu yang sengaja dihembuskan tim sukses Rahmat Effendi – Tri Adhianto yang masih setia dengan menjual nama KBS. Mereka “menakut-nakuti” warga bila NF terpilih akan menghapus layanan kesehatan gratis bagi warga Kota Bekasi.

Ia mengatakan, di beberapa tempat, Timses yang didukung Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PKB, Hanura serta tak ketinggalan PDI Perjuangan menyebut KBS bisa saja hilang jika Rahmat Effendi kalah atau tak lagi jadi walikota.

“Ini salah besar, karena layanan kesehatan gratis bagi warga semuanya menggunakan uang rakyat bukan uang pribadi dan telah diputuskan semua perwakilan wakil rakyat dari partai politik termasuk Partai PKS dan Gerindra yang mengusung NF,” katanya.

Bahkan mantan Ketua Komisi D yang membidangi pendidikan, kesehatan dan sosial di DPRD Kota Bekasi periode 2009-2014 itu mengungkapkan, program KBM yang diusung NF jauh lebih besar manfaatnya daripada KBS yang ada saat ini.

“KBM tidak saja memiliki konsep layanan kesehatan gratis tapi juga pendidikan dan bantuan sosial bagi masyarakat tak mampu. KBM ini Three in One, jadi sangat jauh berbeda manfaatnya dibandingkan KBS,” ungkapnya.

Menurut Sardi, dia merupakan salah serang konseptor KBS saat menjadi timses pasangan Rahmat Effendi – Ahmad Syaikhu di Pilkada lalu.

“Catatan saya, saat ini KBS selalu menyisakan hutang di RS swasta, sehingga beberapa RS menolak pasien KBS. Nah, Nur – Firdaus nantinya akan memperbaiki sistem layanan kesehatan yang lebih profesional dan jauh lebih banyak manfaatnya untuk warga Kota Bekasi,” ujarnya.

“Banyak masukan dari masyarakat, distribusi KBS itu kurang bagus. Banyak masyarakat miskin yang seharusnya dapat malah gak dapat. Ke depan akan kita perbaiki agar semua khususnya warga miskin mendapat KBM,” tambah tokoh muda Medan Satria ini.

Soal program unggulan lainnya yang akan diusung NF, Sardi meminta masyarakat bersabar. “Sabar, tunggu saja. Akan ada kejutan lainnya untuk Kota Bekasi lebih maju,” ucapnya.***

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru