BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 6 Jan 2018 10:50 WIB ·

Peduli Pendidikan Anak Jalanan, Mahasiswi Unisma ini Kelola Sanggar Kabasa


 Peduli Pendidikan Anak Jalanan, Mahasiswi Unisma ini Kelola Sanggar Kabasa Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Sri, begitu nama panggilan saat ia kecil, perempuan asal Garut kelahiran 1996 adalah mahasiswi tingkat tiga yang sedang menjalani pendidikan akademiknya di salah satu perguruan tinggi swasta di Bekasi yaitu Universitas Islam “45” (Unisma). Ia meneruskan program S1 Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa konsentrasi Public Relation (PR).

Di usianya yang masih muda, Sri mampu mengembangkan banyak hal dengan beasiswa sosial. Ia memiliki tekad dan pendirian yang teguh. Ia juga dikenal pintar mengambil peluang.

Selain menjadi mahasiswa, Sri juga mengajar sekaligus mengurus sebuah sanggar yang bernama Kabasa (Karya Anak Bangsa), sanggar tempat menaungi anak jalanan, yatim dan duafa.

Sejak tahun 2014, ia mengikuti perkembangan Kabasa yang didirikan oleh kerabatnya. Perempuan dengan nama lengkap Sri Windayani ini adalah seseorang pengelola sekaligus pendidik sanggar anak jalanan yang bernama KABASA (Karya Anak Bangsa). Sanggar tersebut berada di Jl. KH Mas Mansyur, Kampung Mede dengan lingkungan masyarakat berstatus ekonomi rendah.

Kabasa sendiri mempunyai tiga tujuan di dalamnya. Pertama, sebagai wadah menampung untuk anak-anak jalanan, yatim dan duafa. Kedua mengembalikan lagi anak putus sekolah ke bangku sekolah dan yang terakhir sebagai bekal untuk melanjutkan hidup dengan menanamkan akhlak yang baik.

Sanggar Kabasa sebenarnya sudah melakukan pembinaan anak jalanan sejak tahun 2004. Namun, pada saat itu masih dalam proses merintis. Lambat laun, berbagai donasi dan bantuan datang sehingga kegiatan belajar mengajar terfasilitasi. Saat ini sanggar tersebut sudah bisa dikatakan sebagai ikon di daerah tersebut.

“Mengurus anak jalanan bukan hal yang mudah, karena mereka bukan berasal dari keluarga yang utuh, hidupnya di alam. kadang juga kesel karena mereka bandel, tidak mau mendengarkan nasehat saya, tapi dari sana mengajarkan saya untuk sabar dan lebih baik lagi dalam melakukan sesuatu hal,” ujar Sri.

Semangat Sri untuk menjalankan niatnya adalah salah satu hal mulia. Ini adalah kebanggaan tersendiri untuk Universitas khususnya. Bahkan tak sedikit bakti sosial atau kunjungan datang demi melihat langsung kegiatan dalam sanggar dan berbagi ilmu dengan anak-anak seperti lembaga, komunitas dan sebagainya.

Sri juga pernah diundang ke salah satu seminar UNISMA yaitu HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa Psikologi) sebagai pembicara dengan tema kegiatan “Ramadhan Penuh Cinta”.

“Dengan saya tinggal di sini banyak sekali manfaat yang dapat saya ambil, banyak pelajaran yang saya dapatkan di sini, mulai dari kekeluargaan, kebersamaan, kekompakan dan apa arti hidup yang sebenarnya,” jelas Sri.

Keadaan yang tidak pernah ia rasakan di luar sana menjadi salah satu keberuntungan yang ia dapatkan dari sanggar Kabasa.

Pengirim:

Meriena Sri Widya Herman

Mahasiswi Universitas islam 45 Bekasi
Email: merienaswh@gmail.com
Phone: +62813-8478-8864

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru