Rakorbid DPC PDIP, M2 Instruksikan Seluruh Kader Manfaatkan Media Sosial

BEKASIMEDIA.COM – Mengusung hastag #MariBungRebutKembali DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi kembali memperkuat jaringannya hingga ke pengurus partai, Pimpinan Anak Cabang (PAC), Ranting, Badan Partai dan Sayap Partai diwajibkan untuk memiliki akun sosial media. Hal ini terungkap dalam kegiatan Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) Komunikasi Politik yang berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Minggu, (24/12/2017).

Dalam sambutannya, calon walikota Bekasi Mochtar Mohamad meminta partai dapat memanfaatkan teknologi media sosial sebagai sarana komunikasi dan interaksi semua komponen partai.

“Perkembangan sosmed menghendaki kita semua untuk menguasainya. Paling tidak masing-masing punya akun facebook, twitter dan instagram. Jadi jangan dianggap sepele gagasan DPC untuk mendata akun sosial media yang dimiliki pengurus dan kader. Bila perlu, DPC mengeluarkan instruksi untuk semua pengurus agar membuat akun sosmed,” ujar Mochtar Muhamad di hadapan peserta Rakorbid.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Bidang Komunikasi Politik, Henu Sunarko menjelaskan lebih jauh manfaat sosial media dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018, khususnya Pilgub Jabar dan Pilkada Kota Bekasi. “Harus diakui bahwa peran sosmed dewasa ini makin menguasai informasi. Segala hal bisa di ekspos di linimasa atau sosmed, maka menjadi wajar jika kami juga akan mengorganisir sosmed sebagai media distribusi informasi, bahkan menjadi sarana kampanye kala pilkada nanti,” tegas Henu.

Rakorbid Komunikasi Politik diikuti oleh perwakilan PAC, Ranting, Badan-badan Partai dan Sayap-sayap Partai. Progress dari Rakorbid ini adalah untuk menggerakkan program-program partai menghadapi pilkada serentak tahun 2018. “Intinya, semua pengurus, kader sudah harus punya akun memafaatkan sosmed sebagai ruang penguatan partai di Pilkada nanti,” pungkas Henu. (*)

Be the first to comment on "Rakorbid DPC PDIP, M2 Instruksikan Seluruh Kader Manfaatkan Media Sosial"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*