BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 21 Des 2017 14:15 WIB ·

“Smart City Bukan Hanya Membangun Infrastruktur Melainkan Juga Peradaban Manusia”


 “Smart City Bukan Hanya Membangun Infrastruktur Melainkan Juga Peradaban Manusia” Perbesar

BEKASIMEDIA.COM- Lembaga Himpunan Doktor Manajemen Pendidikan Indonesia (HIMAPI) menyelenggarakan acara Seminar Nasional bertema “Peran Pendidikan Menuju Smart City” di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat pada Kamis, (21/12/17) . Ini merupakan acara perdana yang digelar di Bekasi sekaligus sosialisasi kepada khalayak ramai akan hadirnya lembaga ini dan berkontribusi dalam menulis prosiding.

Seminar Nasional ini diadakan guna sebagai bentuk kegiatan lanjutan MoU dengan Universitas Islam 45 Bekasi didukung Univeritas Muhamamadiyah Makassar, Sekolah Tinggu Theologi IKAT, Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka, Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahn Abdi Negara, Universitas Tadolako, Universitas Pamulang, Universitas Indraprasta, Universitas Terbuka, Universitas Mercu Buana, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Sultan Agung Tirtayasa dan Universitas Negeri Jakarta.

Dr. Nandang Najmulmunir, selaku Rektor Universitas Islam 45 Bekasi saat ditemui bekasimedia.com mengatakan, Smart City tidak hanya membangun infrastruktur modern dan digital tetapi bagaimana membangun peradaban manusia yang mengembangkan nilai-nilai kemasyarakatan.

“Peran pendidikan diajarkan kepada masyarakat Smart City itu seperti apa, karakter apa yang bisa dibangun dan yang penting adalah keteladanan,” ujarnya.

Dr. Harun Al Rasyid, selaku Direktur LPPM atau Dewan Cerdas Kota Bekasi menjelaskan, Smart City sedang berada pada tahap pembuatan dokumen dan regulasi untuk menjadi platform dasar yang pengimplementasian Smart City.

“Jadi 2018 tahu ini semoga platform tersebut sudah selesai sebagai platform kebijakannya. Proses Smart City membutuhkan dua atau tiga kali periode Pak Walikota. Karena Smart city membutuhkan waktu dan cara pandang perilaku seseorang,” tukasnya. (CJ/Pon)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru