fbpx

Mengenal Virus yang Menyerang Wanita Hamil

BEKASIMEDIA.COM – Sebagai seorang wanita, banyak hal yang harus kita jaga. Salah satunya ketika seorang wanita tengah hamil. Saat hamil kita akan dititipkan karunia dari Tuhan, maka dari itu kita harus mampu menjaganya. Salah satunya dengan menghindari penyakit yang disebabkan oleh virus.

Di desaku misalnya, ada seorang ibu yang mengalami hal tersebut. Ia akhirnya harus rela melepas calon bayinya. Ia mengalami keguguran saat janinnya berusia 5 bulan. Janinnya tidak berkembang dan terpaksa harus melakukan kuret kandungan.

Menurut uraian yang disampaikan tanteku, yang merupakan seorang bidan, virus Chikungunya atau virus lainnya sangat berbahaya terutama pada wanita hamil karena virus bersifat merusak, jadi istilahnya merusak jaringan. Apabila wanita hamil terinfeksi virus, virus tersebut akan menyebar melewati plasenta sampai ke janin, lalu saat sampai di janin virus itu akan merusak jaringan. Ada beberapa kemungkinan bila janin terkena virus. Ada yang janinnya tidak berkembang, ada yang menimbulkan kelainan bawaan (cacat organ tubuh, jantung bocor, atau tidak ada batok kepalanya (anensefali)), atau kematian janin dalam kandungan yang disebut IUFD (Intra Uterine Fetal Death).

Penularannya sendiri bisa dari aerogen (jaringan pernafasan bagian atas) atau gigitan nyamuk. Penyakit virus yang tersebar melalui aerogen itu biasanya Campak (Morbili), Cacar Air, Kirarawit, dan sejenisnya. Sedangkan untuk Chikungunya, Demam Berdarah, biasanya disebar oleh gigitan nyamuk. Gigitan nyamuk atau aerogen bukan penyebabnya, hanya penyebarnya, kalau penyebabnya tetap virus.

Selain melalui aerogen dan gigitan nyamuk, penyakit virus juga bisa tersebar melalui tranfusi darah karena bisa menular lewat cairan tubuh. Dalam tingkat bahayanya, semua penyakit yang disebabkan oleh virus sama-sama berbahaya karena dapat merusak jaringan.

Mengetahui hal itu, kita yang berada di Indonesia harus mewaspadai segala macam penyakit virus, terutama para wanita hamil. Salah satu caranya dengan mengetahui gejala-gejala bila terserang virus.

Pada manusia, terutama wanita hamil, infeksi virus ditandai dengan demam ringan. Kemudian, gejala disertai dengan nyeri sendi di tangan dan kaki, kulit ruam, sakit kepala dan mata merah. Namun, dalam beberapa kasus, infeksi virus sering tanpa gejala.

Nah bagi Anda para wanita Indonesia, meski belum waktunya hamil, Anda tetap harus mengehatahui hal ini karena bisa saja menjadi penyabab hal tersebut. (Eronika Dwi Pinara)