fbpx

Terkait DAU, Rahmat Effendi Tegaskan tidak Akan Kurangi Alokasi Dana DPRD

Bekasimedia- Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, terkait penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pemerintah pusat kepada pemerintah kota Bekasi.
Walikota menjelaskan ada 7 poin pemotongan anggaran yang pemerintah kota Bekasi lakukan terkait implikasi dari penundaan DAU sebesar 178 miliar rupiah, “Ada 7 poin di antaranya tidak boleh melakukan kegiatan perjalanan dinas sampai dengan bulan Desember, kemudian kegiatan kegiatan rutin yang masih bisa dipotong, lalu juga hibah, kecuali hibah yang SK nya dari pemerintah,” paparnya ditemui usai acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat strukturan eselon II di lingkungan pemerintah kota Bekasi, di kantor Puskesmas Karang Kitri, Margahayu, Jum’at (2/9)
Lebih lanjut Walikota menambahkan pemotongan yang langsung berhubungan dengan belanja modal, dirinya mengatakan tidak boleh dilakukan,
“Saya katakan kalau yang langsung berhubungan dengan belanja modal, saya bilang jangan, jangan ngurangin gaji, jangan nunda serta jangan ngurangin yang langsung,” imbuhnya.
Sementara itu ditanya terkait alokasi dana untuk DPRD kota Bekasi apa akan ada juga pemotongan serupa, pria dengan sapaan akrab bang Pepen ini menjawab tidak akan menyentuh wilayah itu,
“kita tidak akan mengurangi DPRD, wong HSB nya aja baru dipergunakan kemarin masa iya sudah mau dikurangin,” tegas Pepen. (dns)

Be the first to comment on "Terkait DAU, Rahmat Effendi Tegaskan tidak Akan Kurangi Alokasi Dana DPRD"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: