fbpx

Cegah DBD, Dinas Kesehatan Kota Bekasi sosialisasikan Program "Gelitik Perut"

logo-waspada-demam-berdarah
Bekasimedia – Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat, sampai dengan saat ini masyarakat yang terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 293 orang dan 6 di antaranya meninggal dunia. Hal ini disebabkan cuaca yang saat ini kurang baik dan lingkungan yang kotor.
Reni Amalia, selaku Kepala Sesi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengatakan bahwa saat ini Dinas kesehatan mengajak masyarakat untuk melakukan “Gelitik Perut”, Gerakan Melihat Jentik di Pekarangan dan Rumah Tangga. Tetapi bukan berarti hanya pekarangan saja, di dalam rumah pun sangat perlu. Gerakan ini dilakukan tentunya agar masyarakat dapat mengantisipasi adanya DBD di lingkungan mereka.
“Sebaiknya ya seminggu sekali, supaya nggak keduluan ada jentiknya,” ujar Reni saat ditemui Bekasimedia di kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Rabu (10/02).
Reni juga mengatakan bahwa masyarakat harus tetap waspada dini dengan melakukan gerakan 3 M plus di antaranya menguras, menutup dan mendaur ulang sampah agar tidak mencemari tanah serta memantau kembali lingkungan sekitarnya dengan menanam pohon lavender ataupun memasang kawat nyamuk di rumahnya.
Reni mengimbau agar masyarakat tidak menganggap sepele jika ada anggota keluarganya yang terkena demam berdarah. Masyarakat diharapkan segera melapor kepada Pemda setempat untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat agar dapat penanganan yang lebih intensif. (JJ1)

Be the first to comment on "Cegah DBD, Dinas Kesehatan Kota Bekasi sosialisasikan Program "Gelitik Perut""

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: