BEKASIMEDIA.COM — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi akan menggelar Musyawarah Kota (Mukota) pada 27 April 2026. Agenda utama dalam forum tertinggi organisasi tingkat kota tersebut adalah pemilihan Ketua Kadin Kota Bekasi untuk periode 2026–2031.
Ketua Organizing Committee (OC), Aji Ali Sabana, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung selama satu hari penuh. Pembukaan Mukota direncanakan mengundang Wali Kota Bekasi untuk membuka acara secara resmi.
“Sesuai ketentuan organisasi, masa jabatan ketua dan pengurus berlangsung lima tahun. Karena itu kami mengajak seluruh anggota dan asosiasi untuk hadir dan menyukseskan Mukota pada 27 April 2026,” ujar Ketua Steering Committee (SC), Irzan.
Ia menjelaskan, mekanisme pendaftaran peserta dilakukan melalui panitia dengan persyaratan utama memiliki kartu anggota yang terdaftar dan aktif.
Sementara itu, HM Gunawan mengungkapkan bahwa pelaksanaan Mukota telah dilaporkan kepada Kadin Jawa Barat dan telah melalui proses asistensi. Ia memastikan proses pemilihan ketua akan berjalan demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
“Pemilihan akan dilaksanakan secara demokratis dan sesuai aturan yang berlaku. Mukota ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dunia usaha di Kota Bekasi,” ujarnya.
Ketua Kadin Kota Bekasi, Qadar Ruslan Siregar, menegaskan bahwa Mukota tahun ini memiliki nilai historis karena menjadi momentum persatuan. Ia menyebut, perhelatan kali ini menyatukan dua kubu sebelumnya sehingga tidak ada lagi dualisme kepengurusan.
“Mukota ini adalah Mukota bersejarah, Mukota persatuan. Tidak ada lagi dualisme, Kadin Kota Bekasi harus menjadi satu dan solid,” tegas Qadar.
Ia berharap siapapun yang terpilih sebagai ketua nantinya mampu membawa Kadin Kota Bekasi semakin berperan aktif, memberikan manfaat bagi anggota, serta bersinergi dengan pemerintah daerah.
Selain agenda pemilihan ketua, Mukota juga akan diisi dengan seminar dan diskusi bertema peluang serta tantangan pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan usaha. Kegiatan tersebut akan menghadirkan pihak perbankan dan dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra kerja Kadin.
Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, panitia akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, baik unsur pemerintah maupun swasta, termasuk Wali Kota Bekasi dan para mitra usaha.











