BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 18 Des 2019 00:05 WIB ·

Merdeka Belajar Ala Backpacker Teaching


 ilustrasi siswa/ist Perbesar

ilustrasi siswa/ist

Grobogan, 16 Desember 2019 – Backpacker Teaching menyambangi SD N 2 Jatiharjo mulai 6-15 Desember 2019 dalam rangka membantu pemerataan pendidikan di Indonesia.

Backpacker Teaching berkontribusi dalam hal membantu mewujudkan pendidikan yang merata di Indonesia mencakup infrastruktur dan SDM yang ada.

Diikuti 54 orang relawan Backpacker Teaching dan Backpacker Teaching beberapa wilayah seperti Backpacker Teaching Semarang yang diketuai Dinda Eka, Backpacker Teaching Batang yang diketuai Afrilia Sandyta, Backpacker Teaching Yogyakarta yang diketuai Amal Azkia, Backpacker Teaching Bogor yang diketuai M. Rizky Firmansyah, Backpacker Teaching Solo yang diketuai oleh Doni Ardian Wicaksono, bersama masing-masing anggotanya ikut berpartisipasi dalam kegiatan Backpacker Teaching Goes To Grobogan yang diketuai oleh Fajar Anggun Permana.

Relawan Backpacker Teaching ini menjadi agent of change di Sekolah tersebut dengan mengusung metode merdeka belajar. Mulai dari membuat pojok baca untuk meningkatkan literasi siswa di sekolah, melakukan parenting kepada wali murid oleh Dr. Mus Mulyadi MA., M.Pd., dan workshop penilaian otentik kurikulum 13 berbasis kearifan lokal bersama Dr. Dirgantara Wicaksono M.Pd., MM. yang dihadiri sepuluh sekolah di gugus V termasuk guru dan kepala sekolah.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pertunjukan siswa-siswi dalam pentas seni yang berisi tampilan anak-anak menari dan bernyanyi, juga drama dan puisi. Tidak hanya itu, Backpacker Teaching juga membuat film dokumenter selama berkegiatan di Sekolah tersebut yang nantinya akan diadvokasikan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga komisi X bidang pendidikan untuk segera ditindaklanjuti.

Selama satu minggu, kegiatan belajar mengajar berlangsung menggunakan 2 kelas dan perpustakaan. Dua kelas tersebut digunakan oleh kelas V dan kelas VI. Sedangkan perpustakaan digunakan oleh kelas I sampai kelas III karena kelas-kelas yang seharusnya digunakan sudah rusak berat. Mulai dari atap yang bocor, dinding kayu yang lapuk, serta lantai yang sudah tertutup tanah sangat rawan roboh. Hal tersebut terjadi Selma bertahun-tahun.

Selama Ibu Darwanti menjabat kepala sekolah dari tahun 2015 belum ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan infrastruktur yang rusak.

“Selama saya menjabat disini dari 2015 saya sudah ajukan proposal dan upload data di Dapodik sesuai alur yang ada untuk dana renovasi kelas tapi belum juga diturunkan sampai sekarang,” terangnya.

Selain ruang kelas, kebutuhan guru yang masih kurang menjadi masalah di sekolah ini. Hanya terdapat 3 guru PNS termasuk kepala sekolah yang lain masih honorer.

Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Backpacker Teaching Dr. Dirgantara Wicaksono M.Pd., MM. menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan bisa menggugah pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera menindaklanjuti permasalahan pendidikan yang tidak merata.

“Kami melakukan perbaikan kurikulum dengan memadukan kurikulum yang ada dengan kearifan lokal setempat,” tutup Beliau. (*)

Artikel ini telah dibaca 140 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru