BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 17 Nov 2019 01:58 WIB ·

RKI Kota Bekasi Harap Pegiat Sosial Peduli Ancaman Kejahatan Seksual dan LGBT


 RKI Kota Bekasi Harap Pegiat Sosial Peduli Ancaman Kejahatan Seksual dan LGBT Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kota Bekasi, Jum’at (15/11/2019) menggelar acara Training For Trainer tentang Pertolongan Pertama Pada Kejahatan Seksual dan LGBT (TFT P3KS & LGBT) kepada para kader pegiat sosial dan pendidikan serta perwakilan majelis taklim sekota Bekasi. Acara ini bertempat di Perumahan Pejuang, Medansatria Kota Bekasi.

Ketua RKI Kota Bekasi, Ii Marlina mengingatkan bahwa kasus kejahatan seksual dan LGBT di masyarakat semakin meningkat, maka sangat diharapkan para pegiat sosial memiliki kepedulian, kewaspadaan dan penyikapan yang baik atas kondisi tersebut.

“Untuk itu, kami dari RKI menggelar kegiatan ini dan akan diturunkan lagi sampai ke tingkat ranting bahkan sampai ke lingkungan masyarakat,” imbuhnya.

TFT ini, kata Ii Marlina, diadakan sebagai salah satu upaya untuk meluaskan jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Sehingga upaya untuk menyadarkan dan mengedukasi masyarakat akan bahaya kejahatan seksual dan LGBT dapat dilakukan dari unit-unit kecil yang ada di dalam masyarakat.

Ii Marlina berharap semua peserta TFT bisa kembali menyampaikan materi ini kepada komunitas masyarakat sebagai tindakan preventif, akan semakin maraknya pelecehan seksual dan LGBT di masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini, pegiat RKI Bekasi Barat, Rosdini Intan, pegiat RKI Bekasi Utara, Annisa N Suryanto serta pegiat RKI Medansatria, Sully Anjar Retnawati.

Adapun yang menjadi narasumber pembahasan Tentang P3KS dan LGBT pada kegiatan TFT tersebut adalah Haryekti Rina M.Si dan Lely Latipah, S.Psi.

Dalam kegiatan ini, peserta diedukasi oleh narasumber mulai dari pengertian Kejahatan Seksual dan LGBT sampai pada akhirnya bagaimana sikap dan tindakan peserta kelak menjadi agen pencegah kekerasan seksual atau menjadi pendamping korban kejahatan seksual dan LGBT ketika menghadapi kasus nyata kejadian di masyarakat.

Narasumber juga menjabarkan data yang terjadi di Indonesia secara umum bahkan data di Kota Bekasi khususnya.

“Ada sekitaran 200-300 kasus yang terjadi di Kota Bekasi setiap bulannya,” ujar pemateri yang disampaikan kembali oleh Rosdini Intan dan Sully kepada bekasimedia.com.

Sementara itu Annisa N Suryanto menyebutkan bahwa, Indonesia sudah darurat kejahatan seksual, sehingga perlu untuk mensosialisasikan akan bahaya dan dampak serta korban dari kejahatan seksual dan LGBT itu sendiri. (mb)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru