BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 3 Apr 2019 23:56 WIB ·

LAZ U-Care Bantu Masjid Berdaya dengan Program Kebajikan


 LAZ U-Care Bantu Masjid Berdaya dengan Program Kebajikan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ketua Dewan Pembina LAZ UCare Indonesia, Achmad Ridwan menyatakan masjid-masjid saat ini harus lebih berdaya. Selain menjadi pusat ibadah, pendidikan dan peradaban cikal bakal Islam, masjid juga harus bisa mengayomi ummat (masyarakat) Di sekitarnya dengan program-program pemberdayaan dan kebajikan.

“Jadi yang pertama ini adalah ajang silaturahmi antar pengurus masjid (DKM) sekota Bekasi. Temanya menguatkan peran mesjid sebagai pusat kebajikan Masyarakat. Kita Bantu mesjid berdaya buat masyarakat dan lingkungan,” ujar Achmad Ridwan saat ditemui di sela-sela acara Silaturrahim Pengurus Masjid di RM Raja Sunda Kranji, Bekasi Selatan, Rabu, (3/4/2019)

Ia melanjutkan, masjid di zaman Rasulullah itu sangat berdaya. Sayangnya kondisi di saat ini, banyak masjid belum bisa seperti itu.

“Kita sampaikan mesjid di zaman rasul itu sangat berdaya. Oleh karena itu potret kondisi masjid saat ini kita juga sampaikan. Kemudian Ucare dengan seluruh pengalaman, sinergi dengan beberapa mesjid diharapkan jadi role model bagi sekitar 40 mesjid yang hadir hari ini agar bisa memulai sesuatu yang lebih berdaya,” jelasnya.

Dari hasil kerjasama dengan beberapa masjid, kata Ridwan, Ucare Indonesia sudah menggulirkan program kebajikan. Dengan terlebih dahulu membuat rekening bersama antara masjid dengan U-Care. Dana yang masuk, dikelola U-Care, tetapi syaratnya dengan persetujuan pihak DKM.

“Campaign Ucare sangat membantu. Karena beberapa mesjid tidak punya kemampuan campaign atas program-program pemberdayaannya.
Kita membantu secara manajerial. Yang membuat campaign-campaign dan lain-lain.
Dengan menyiapkan orang-orang terbaik di bidang marketing komunikasi. Kalau secara finansial, ada rekening khusus buat masjid,” ungkapnya.

Karena kenyataannya, kata Ridwan masjid-masjid selama ini baru mengandalkan cara konvesional dan minim pemberdayaan.

“Pertama, dana belum optimal. Karena tidak punya program pemberdayaan.
Karena fokus program ibadah, renovasi dan kotak amal juga Ramadhan.
Makanya kami coba sadarkan,
sehingga masyarakat lebih mudah membantu program-program kebajikan, Dibandingkan pola konvesional,” jelasnya.

U-Care sendiri ada program Kampung Masjid Berdaya untuk Masyarakat. Program-program lainnya juga akan menyusul diberikan ke pengurus masjid.

“Nanti dibantu cara fundraising-nya,” lanjutnya.

Respons pengurus DKM sendiri, kata Ridwan cukup antusias. Karena Ada beberapa contoh kisah sukses pemberdayaan dari masjid seperti di masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur.

“Nanti kita study banding ke sana,” imbuh Ridwan.

Adapun follow up kegiatan silaturahmi dan penguatan DKM ini, akan dibuat forum khusus mesjid yang ingin melakukan pemberdayaannya dan program kebajikan.

“Kami akan terus edukasi, kalau ada yang perlu MoU bahkan, kami datang, kami ajari.
Karena Undang-undang zakat mengharuskan pengambilan dana masyarakat lewat LAZ atau Baznas. Mau tidak mau masjid harus punya payung hukum,” jelas Ridwan.

Payung hukum ini, kata Ridwan ada pada Lembaga Amil Zakat/Baznas. Lembaga ini punya peran. Sehingga masjid digunakan secara aman, secara legal. Nanti saat mengambil uang masyarakat dan mengembalikan kepada Masyarakat, semua lancar.

“Kenyataannya bagaimana pun mesjid hanya bisa mengambil dan pengelolaannya melalui Baznas. Makanya kami hadir menjembatani itu. Karena masalah undang-undang zakat tersebut,” imbuhnya.

Jika respons akan hal tersebut positif, kata Ridwan, maka pihaknya Akan menyiapkan acara selanjutnya seperti seminar dan roadshow.

“Karena di Bekasi sendiri ada sekira 1000 mesjid. Ini potensial untuk diberdayakan,” tukasnya.

Untuk generasi millennials, Achmad Ridwan menyatakan saat ini sudah ada ada teknologi Mobile Apps yang bekerjasama dengan kitabisa.com

“Millennials bisa dengan mudah melakukan donasi melalui mobile apps Ucare Pay,” pungkasnya. (Dns)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru