BEKASIMEDIA.COM banjir cikarang

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Bencana · 23 Jan 2026 14:53 WIB ·

Korban Banjir Cikarang Mengungsi di Masjid, Butuh Pakaian, Obat-obatan, dan Air Bersih


 Korban Banjir Cikarang Mengungsi di Masjid, Butuh Pakaian, Obat-obatan, dan Air Bersih Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Kabupaten Bekasi — Banjir kembali melanda Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (18/1/2026) pagi hingga hari ini. Tingginya curah hujan yang disertai kiriman air dari wilayah dataran lebih tinggi menyebabkan air merendam permukiman warga hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Salah seorang warga, Nadia, mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras yang turun tanpa henti sejak kemarin pagi. Selain itu, air kiriman dari beberapa titik lain yang lebih tinggi memperparah kondisi di lingkungan perumahan.

“Hujan deras dari kemarin pagi, ditambah air kiriman dari beberapa titik lain yang juga banjir. Air naiknya cepat dan tinggi,” ujar Nadia saat dikonfirmasi melalui pesan singkat kepada bekasimedia.com Jumat (23/1/2026).

Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke masjid yang berada di dalam lingkungan perumahan. Sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah sanak saudara di luar kawasan terdampak.

Para pengungsi saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, serta pakaian bersih. Banyak warga tidak sempat menyelamatkan pakaian ganti karena air naik secara tiba-tiba dan drastis.

“Kebanyakan warga tidak membawa pakaian ganti karena air naiknya mendadak,” tambah Nadia.

Pantauan di lokasi, tim SAR dari BPBD terlihat melakukan pemantauan dan evakuasi menggunakan perahu karet untuk membantu warga yang masih terjebak di rumahnya. Hingga saat ini, masih banyak warga yang bertahan di masjid karena rumah mereka belum memungkinkan untuk ditinggali.

Meski tidak ada korban jiwa akibat banjir kali ini, warga menyebutkan adanya seorang remaja berusia 17 tahun yang meninggal dunia beberapa hari sebelumnya, diduga akibat kelelahan pascabanjir yang terjadi pada Sabtu–Minggu lalu, diperparah dengan aktivitas sekolah. Rumah korban diketahui juga terdampak banjir.

Warga mengeluhkan belum adanya penanganan lanjutan yang signifikan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, meski banjir di wilayah Cikarang kerap terjadi dan telah beberapa kali diberitakan.

Menurut warga, kondisi banjir diperparah oleh keberadaan tanggul di belakang perumahan yang menyatu dengan kawasan permukiman lain, seperti Grand City dan Puri Nirwana Residence, sehingga aliran air sulit surut saat hujan deras berlangsung lama.

Reporter: Denis

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Warga RW 29 Mangunjaya Desak Pemerintah Serius Tangani Banjir di Griya Syariah

31 Januari 2026 - 15:04 WIB

Trending di Bencana