BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Keagamaan · 18 Nov 2025 20:44 WIB ·

ICMI Kota Bekasi Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat, Atasi Jerat Pinjol dengan Pengelolaan ZIS Profesional


 ICMI Kota Bekasi Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Ekonomi Umat, Atasi Jerat Pinjol dengan Pengelolaan ZIS Profesional Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (ORDA) Kota Bekasi mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat yang produktif.

Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan “Pemberdayaan Ekonomi Masjid se-Kota Bekasi” yang diikuti oleh 112 pengurus masjid dari 12 kecamatan dan 56 kelurahan, bertempat di Grand Arsyila Hotel, Selasa (18/11/2025).

Program ini berfokus pada penguatan kapasitas pengurus masjid dalam membangun kemandirian ekonomi, meningkatkan tata kelola dana, dan memastikan operasional berjalan sesuai prinsip syariah.

Direktur UCare Indonesia, Anwar Mughni, yang menjadi salah satu kolaborator, menegaskan pentingnya pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) untuk menggerakkan perekonomian di tingkat masjid.

“Pengelolaan ZIS penting sekali untuk menggerakkan perekonomian di masjid, ini poin pentingnya. Bagaimana kita berkolaborasi bersama-sama untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan keumatan melalui masjid,” ujar Anwar Mughni.

Menurut Anwar, potensi masjid di Kota Bekasi sangat luar biasa, terbukti dengan adanya beberapa bank infak yang telah berjalan. Ia menekankan perlunya tata kelola yang baik agar dana ZIS tepat sasaran, seperti mendukung jamaah agar rajin salat berjamaah karena kebutuhan ekonominya juga terfasilitasi oleh masjid.
Program ini juga disebut sebagai langkah awal untuk mengatasi maraknya kasus pinjaman online (pinjol).

Dengan pengelolaan dana ZIS yang profesional dan didukung kolaborasi dengan lembaga zakat seperti Baznas dan BPR Syariah Patriot, kesulitan akses dana darurat bagi masyarakat diyakini dapat teratasi.

“Dengan pengelolaan dana ZIS maka kesulitan akses orang untuk meminjam dana [ke pinjol] jika pengelolaan dana masjid di-manage dengan baik lalu dapat kucuran dana juga dari BPRS Patriot dana qardul hasan juga mendampingi pemberdayaannya sebagai lembaga zakat, maka bukan tidak mungkin akan teratasi,” pungkas Anwar.

Langkah Lanjutan Program:
Dukungan UMKM: Masjid didorong untuk menyokong program UMKM jamaah, yang kemudian dapat berkolaborasi dengan Lembaga Zakat, Baznas, maupun BPR Syariah Patriot.

Kolaborasi Positif: Anwar meyakini kolaborasi positif ini akan memberdayakan umat Islam yang bernaung di dalam masjid dengan baik, membantu mengatasi kebutuhan darurat seperti pendidikan dan kesehatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh ICMI ORDA Kota Bekasi ini merupakan bagian dari program kerja tahun 2025 yang bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

Reporter: Denis

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Wakaf Uang Menjadi Solusi Permasalahan Ekonomi Umat Di Indonesia

27 Januari 2026 - 22:23 WIB

Fleksibel, Private, dan Berkelas Cara Baru Menikmati Perjalanan Umroh Anda

1 Desember 2025 - 12:38 WIB

Tangani Maraknya Pinjaman Ilegal, Bekasi Rumuskan Roadmap Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah

20 November 2025 - 12:15 WIB

BPRS Patriot Dukung Program Pemberdayaan Ekonomi Masjid oleh ICMI Bekasi

18 November 2025 - 15:38 WIB

112 Pengurus Masjid Ikuti Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi oleh ICMI Bekasi

18 November 2025 - 12:43 WIB

Hj. Cucu Sugiarti Dorong Ratusan Anak Muda Bekasi Berdaya Lewat Pelatihan Barista Bersama Mahakopi

19 Oktober 2025 - 18:47 WIB

Trending di Pelatihan