BEKASIMEDIA.COM Anak-anak Bekasi Sulap Sampah Plastik Jadi Karya Kreatif

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Akademia · 19 Jun 2025 07:05 WIB ·

Anak-anak Bekasi Sulap Sampah Plastik Jadi Karya Kreatif


 Anak-anak Bekasi Sulap Sampah Plastik Jadi Karya Kreatif Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Rabu, 4 Juni 2025 — Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di halaman Yayasan Marhamah Robbani, Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan. Puluhan anak mengikuti kegiatan bertema “Trashformasi: Ubah Sampah, Ubah Dunia”, sebuah program edukasi lingkungan yang mengajak anak-anak mengenal dan mengolah sampah plastik menjadi barang bermanfaat.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah sejak usia dini. Anak-anak diajak mengenal jenis-jenis sampah plastik, cara memilah, serta mengolahnya menjadi kerajinan tangan. Botol bekas, sedotan, dan plastik kemasan disulap menjadi pot tanaman, mainan, dan hiasan gantung berwarna-warni.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu bahwa sampah plastik berbahaya, tapi juga sadar bahwa mereka bisa berperan mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna,” ujar Meimei, Koordinator Lingkungan Yayasan Marhamah Robbani.

Selain praktik langsung, peserta juga mendapatkan materi edukasi mengenai dampak jangka panjang sampah plastik terhadap lingkungan. Melalui diskusi interaktif, anak-anak diajak berpikir kritis tentang peran mereka dalam menjaga bumi.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Marhamah Robbani dan tim Trashformasi, yang berkomitmen menghadirkan solusi kreatif terhadap persoalan sampah plastik. Sampah jenis ini membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai, sehingga edukasi dini dinilai menjadi langkah strategis.

“Sangat senang dan seru sekali ikut kegiatan ini. Kami jadi tahu tentang bahaya sampah plastik dan cara mendaur ulang botol bekas jadi tanaman hias,” ujar Talita, salah satu peserta dari panti asuhan.

Yayasan berharap, melalui kegiatan seperti Trashformasi, kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga lingkungan bisa terus tumbuh dan menyebar ke masyarakat luas. Perubahan besar, kata mereka, selalu dimulai dari langkah kecil—termasuk dari botol plastik yang diolah menjadi karya seni oleh tangan-tangan mungil ini.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Serangan Israel Picu Amarah, KAMMI Bekasi Serukan Perlawanan Moral

5 April 2026 - 00:05 WIB

Ubhara Jaya Kukuhkan Dua Guru Besar, Perkuat Kiprah Akademik Berdaya Saing Global

12 Februari 2026 - 14:58 WIB

Perekonomian dan Aktivitas Pendidikan Lumpuh, Pemkot Bekasi Didesak Serius Benahi Infrastruktur

23 Januari 2026 - 13:15 WIB

Mahasiswa Pariwisata LSPR Kembangkan Branding dan Hospitality di Desa Wisata Ciderum

28 November 2025 - 14:16 WIB

Mahasiswa Universitas Bhayangkara Angkat Dampak Influencer terhadap Moral Generasi Alpha Betawi

25 September 2025 - 21:29 WIB

Inovasi Promosi Digital LSPR Institute Tingkatkan Potensi Wisata Desa Bojong Koneng

22 September 2025 - 05:44 WIB

Trending di Akademia