BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Bisnis dan Properti · 27 Agu 2021 18:10 WIB ·

Momentum Pemulihan Industri Properti


 Founder Rajarumah Bekasi, Gunanjar Subarkah 
 Perbesar

Founder Rajarumah Bekasi, Gunanjar Subarkah

BEKASIMEDIA.COM – Selama kurang lebih dua tahun dunia dilanda pandemi covid 19 banyak meruntuhkan sendi – sendi dunia usaha, tak terkecuali industri properti yang juga ikut tergerus.
Meski demikian tidak berarti kerja industri ini mengalami kemandekan total. Beberapa aspek kerja di sektor ini masih dapat berjalan serta terus mengembangkan karya – karya yang dapat diapresiasi dan dinikmati masyarakat.

Demant (permintaan) akan rumah hunian dari masyarakat tidak sepenuhnya mengalami penurunan yang signifikan, walaupun jika dibandingkan masa sebelum pandemi secara statistik mengalami penurunan angka permintaan akan kebutuhan rumah hunian.

Kerja industri Properti yang bersifat integratif serta elaboratif memang menuntut para pelaku di industri ini untuk tak henti berinovasi agar dapat tetap berjalan utamanya di masa pandemi yang sampai saat ini masih menjadi fokus utama kebijakan pemerintah untuk pemulihan total.

Salah satu aspek dalam industri properti yang paling mengalami penurunan sebagai dampak dari pandemi yakni terhambatnya pelaksanaan kerja diMomentum Pemulihan Industri Properti
lapangan karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat. Pekerja – pekerja proyek tidak dapat melakukan pembangunan secara normal. Kebijakan pemerintah untuk membatasi kegiatan masyarakat sudah merupakan langkah terbaik mengingat terus menyebarnya wabah ini. Pembangunan proyek properti menjadi cenderung tidak tepat waktu penyelesaian.

Di samping aspek yang disebutkan di atas, aspek pemasaran relatif menurun dikarenakan menurunnya daya beli masyarakat terhadap produk properti utamanya yang bernilai angka penawaran tinggi.

Di satu sisi Penerimaan KPR dari perbankan selama pandemi relatif lebih selektif mengingat kemampuan membayar konsumen yang menurun. Pihak perbankan sebagai fasilitator tentu tak ingin mengambil resiko dalam penawaran kredit kepemilikan rumah.

Persoalan – persoalan di atas membutuhkan penanganan segera, elaborasi serta kolaborasi termasuk informasi dari media menjadi langkah keniscayaan untuk mengembalikan geliat industri properti. Rajarumah Bekasi salah satu pengembang yang berada di kota Bekasi menawarkan kolaborasi dengan para pelaku bisnis properti untuk kembali menggeliatkan pengembangan properti khususnya para pemilik lahan.

Gunanjar Subarkah selaku Founder dari Rajarumah Bekasi yang saat ini sedang mengembangkan sebuah proyek di Kota Bekasi mengisyaratkan peluang kerjasama ini untuk pengembangan di wilayah lainnya di seputar kota Bekasi.

Salam Properti
Founder Rajarumah Bekasi
Gunanjar Subarkah

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Permintaan Tinggi, English 1 Kota Harapan Indah Bekasi Perluas Gedung, Tambah 14 Kelas Baru

3 Oktober 2025 - 20:20 WIB

47 Anak Terpilih Jadi “General Manager” Cilik di Seluruh Hotel Santika dan Santika Premiere

1 Agustus 2025 - 11:21 WIB

Harga Hewan Kurban 2025: Di Bekasi Sapi Mulai Rp16 Jutaan

4 Mei 2025 - 20:33 WIB

RUTA 2025 PPPSRS Grand Centerpoint Apartement, Ajang Transparansi dan Silaturahmi Warga

3 Mei 2025 - 19:15 WIB

Carnival Land, Kemeriahan Rayakan Malam Tahun Baru 2025 di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah – Bekasi

20 Desember 2024 - 17:30 WIB

Semarak Panen Hadiah Simpedes BRI Kantor Cabang Bekasi

20 Oktober 2024 - 01:19 WIB

Trending di Bisnis dan Properti