Jumat, Mei 7, 2021
Beranda Berita Ketua DPRD Kota Bekasi: Zakat, Infak, Sadaqah & Wakaf di Bulan...

Ketua DPRD Kota Bekasi: Zakat, Infak, Sadaqah & Wakaf di Bulan Ramadhan Solusi Atasi Dampak Pandemi

BEKASIMEDIA.COM – Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J. Putro, membuka acara “Workshop Pengelolaan Zakat” yang diselenggarakan oleh Ikatan Da’i Muda Infonesia (IDMI), Pondok Melati, Rabu sore, (28/4/2021).

Acara Workshop yang diikuti sedikitnya 50 Peserta utusan dari DKM Masjid & Mushola Se-Kecamatan Pondok Melati dilaksanakan di Yayasan Al Muta’alimin, Jatirahayu, Pondok Melati.

KH. Nias Imron, selaku ketua IDMI Pondok Melati Mengatakan Workshop Pengelolaan Ziswaf sengaja dilaksanakan di Bulan suci Ramadhan dalam rangka Optimalisasi pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat, terutama untuk mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi covid-19.

“Kami berharap Para panitia Ziswaf Ramadhan Masjid & mushollah memiliki lebih banyak ilmu, bekal dan wawasan untuk melaksanakan tugas sebagai panitia Ziswaf agar lebih amanah dan profesional,” lanjut Nias Imron.

Acara Workshop menghadirkan dua orang narasumber kompeten di bidangnya, yaitu DR. KH. Murody dan juga ketua Baznas Kota Bekasi, Ismail Hasyim. Workshop mengambil tema ‘Optimalisasi pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat’.

Chairoman, selaku Ketua DPRD Kota Bekasi hadir untuk membuka Acara sekaligus sebagai Keynote Speaker dalam acara Workshop tersebut.

Pada kesempatan tersebut Chairoman menyampaikan 3 poin penting dalam yang bisa menjadi catatan bersama.
Pertama, adanya Wa’yu Islami (kesadaran keagamaan) ummat yang semakin baik di tengah masyarakat muslim Kota Bekasi, yaitu kesadaran tentang peran Zakat yang semakin strategis dalam membangun & memberdayakan ekonomi ummat, khususnya dalam mengurangi kesenjangan sosial dan pengentasan kemiskinan, terutama di masa Pandemi Covid-19 seperti Ramadhan tahun lalu dan tahun ini.

“Kedua, salah satu Makna Zakat An Nama (tumbuh kembang), mendorong Amil & Lembaga Pengelolaan Zakat untuk semakin profesional, amanah & kredibel (terpercaya) dalam menumbuh kembangkan zakat, sehingga melalui zakat melahirkan Ekonomi Ummat yang tumbuh berkembang secara berkesinambungan, tidak sekadar memberi bantuan jangka pendek,” lanjut Chairoman.

“Ketiga, Era Digital menuntut pendekatan baru dalam mendekatkan, memudahkan dan menjangkaukan akses layanan zakat kepada ummat. Setiap lembaga Zakat (LAZ) dapat menginisiasi pemanfaatan QR Code, Fintech, dalam penghimpunan zakat,” tambah Chairoman.

Tidak lupa Chairoman yang akrab disapa Bang Choi memberikan apresiasi kepada IDMI Pondok Melati yang menawarkan gagasan-gagasan baru dan pendekatan yang lebih realistis dalam berdakwah di era baru, era digital, era millenials saat ini. (Alwi)

RELATED ARTICLES

Most Popular