Selasa, Agustus 3, 2021
Beranda Nasional Disdik Kota Bekasi Kembali Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Disdik Kota Bekasi Kembali Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

BEKASIMEDIA.COM – Pemerintah Kota Bekasi kembali menunda rencana sekolah tatap muka tahun 2021.
Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan model Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (SPTMT) pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi, yang semula akan dilaksanakan mulai tanggal 18 Januari 2021, ditunda, sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut berkaitan dengan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, untuk Mengendalikan Pandemi COVID-19.

Sesuai dengan Kalender Pendidikan Kota Bekasi, waktu dimulainya pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi adalah Tanggal 11 Januari 2020, sesuai rencana semua satuan pendidikan diarahkan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ);

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bekasi direncanakan semula mulai tanggal 18 Januari 2021. Pengaturan PJJ dan PTM di Kota Bekasi sudah dituangkan dalam Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021.

Narasi dalam pedoman ini sudah dibahas dan disepakati bersama oleh lembaga pemangku kepentingan pendidikan di Kota Bekasi tanggal 5 Januari 2020.

Pedoman ini juga sudah diverifikasi dan diberikan masukan oleh pakar pendidikan yang bertugas di Satgas Penanganan Covid-19 pusat.

Dalam pedoman ini memuat pengaturan PTM, bahwa semua sekolah yang diizinkan untuk PTM harus memulai dengan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (SPTMT);

Pada saat finalisasi penyempurnaan pedoman, Siaran Pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian No. HM.4.6/02/ SET.M.EKON.3/01/202 Tanggal 6 Januari 2021 memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Mengendalikan Pandemi COVID-19.

Wali Kota Bekasi merespons dengan menetapkan Surat Edaran (SE) Nomor : 421/ 112 / Disdik tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi, Tanggal 7 Januari 2021.

Dalam Surat Edaran tersebut menyebut
penyelenggaraan pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi dilaksanakan mulai tanggal 11 Januari 2021, sesuai dengan rencana, yaitu menggunakan model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Kami berharap selama Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Mengendalikan Pandemi COVID-19, Tanggal 11 s.d. 25 Januari 2021, segala sesuatunya sudah membaik, sehingga PTM dapat diselenggarakan,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan kota Bekasi Krisman Irwandi.

Dalam panduan diatur bahwa PTM akan diselenggarakan di Kota Bekasi, berdasarkan pertimbangan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bekasi.
Sehingga PTM setelah tanggal 25 Januari 2021 dimungkinkan dapat dilaksanakan atas 2 (dua) hal, yaitu (a) Situasi Pandemi COVID-19 di Kota Bekasi; dan (b) pertimbangan SATGAS Penanganan Covid-19 Kota Bekasi.

Konsep PTM di Kota Bekasi diterapkan dengan melakukan SPTMT, kemudian dilanjutkan dengan ATHB Satuan Pendidikan.

Konsep PTM di Kota Bekasi sesuai dengan kewenangan yang diberikan SKB 4 Menteri 20 November 2020 kepada Wali Kota Bekasi untuk mengatur pemberian izin atas penyelenggaraan PTM.

PTM di Kota Bekasi dilaksanakan apabila ada permohonan satuan pendidikan dengan kesiapannya untuk memenuhi Daftar Periksa.

Sampai dengan tanggal 6 Januari 2021 sudah ada sejumlah 90 SD (52 Negeri dan 38 Swasta), 76 SMP (25 Negeri dan 51 Swasta), yang sudah menyatakan kesiapan dengan mengisi Daftar Periksa pada Aplikasi yang secara khusus dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi, sehingga memudahkan dalam pengendalian dan pemberian izinnya;

“Kewajiban satuan pendidikan untuk mengisi Daftar melalui Dapodik (Kemendikbud) dan EMIS (Kemenag) tetap harus dilakukan,” tukas Krisman. (*)

RELATED ARTICLES

Most Popular