BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 28 Mei 2020 20:20 WIB ·

Soal New Normal, HK: Pepen Jangan Mau ditekan dan Jadikan Bekasi Bahan Percobaan


 Soal New Normal, HK: Pepen Jangan Mau ditekan dan Jadikan Bekasi Bahan Percobaan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Anggota komisi V Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Koswara menyatakan kebijakan New Normal di kota Bekasi terkesan dipaksakan. Heri menilai masih banyak hal yang perlu dievaluasi terlebih dahulu, terutama terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Terkait kehadiran Pak Presiden dan Gubernur Jabar ke Bekasi bahwa kota Bekasi dijadikan sebagai pilot project New Normal, harus diperhatikan, pertama: kita harus melihat bahwa darurat kesehatan lebih utama ketimbang persoalan ekonomi.
Nampaknya ini yang disampaikan Presiden kemarin ada program yang kita lihat lebih utamakan ekonomi ketimbang kesehatan masyarakat. Sehingga jika ini terjadi dikhawatirkan perkembangan kasus covid19 belum melandai sementara masyarakat sudah diberi ruang-ruang yang memungkinkan bertumpuknya massa,” jelas Heri Koswara melalui sambungan telepon, Kamis (27/5/2020).

Heri menyarankan, Evaluasi menyeluruh PSBB baik di tingkat provinsi maupun kota. “Kalau hasil evaluasi yang komprehensif ini sudah ada dan dinyatakan memang kasus covid19 di Jabar dan Bekasi, dengan data valid, kurvanya sudah melandai, bahkan turun, baru kita bicara tentang kebijakan New Normal. Artinya masyarakat diperbolehkan melakukan aktivitas seperti biasanya, aktivitas harian, tapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Namun Heri menyayangkan, karena wacana New Normal yang digulirkan saat ini terkesan terburu-buru.

“Nah ini yang kita sayangkan, ini seolah-olah kayak ada tekanan, dorongan kepada pemerintah, di mana data belum ada, tapi New Normal sudah digaungkan. Saya khawatir, pertama, walaupun melibatkan TNI Polri, kita tidak tahu bagaimana jumlah massa yang tidak terkendali, nantinya, berapa jumlah TNI Polri yang disiapkan, berapa titik yang dibuka, dan ini secara
operasional tentu harus matang,” tambah Heri.

Oleh karena itu, pihaknya meminta wali kota Bekasi fokus menerapkan PSBB dahulu. “Insya Allah dengan tetap bertahan beberapa waktu lagi kita harap kurva kasus covid19 benar menurun,” tukasnya.

Sementara ini, Heri menyarankan kepada masyarakat agar menghindari interaksi atau perkumpulan massa agar bisa memutus mata rantai persebaran covid19.

“Jadi pertama-tama kita memang dihadapkan antara persoalan ekonomi dan kesehatan. Maka prioritas yang harus diperhatikan adalah kesehatan, karena nyawa manusia perlu dijaga. Sementara kalau ekonomi, tidak semua pergerakan ekonomi anjlok. Banyak yang bergerak atau beralih ke online dan selain pemerintah memberi bantuan sosial, masyarakat juga saling membantu satu sama lain,” ungkapnya.

Kata Heri, persoalan kesehatan ini pokok, maka pemerintah jangan seolah-olah lepas tangan, kemudian membolehkan masyarakat melakukan berbagai kegiatan seperti biasa. Di mana yang imunnya kuat, bertahan, yang tidak kuat, tidak bertahan dan berisiko atau rentan.
“Oleh karenanya pandangan kita New Normal bisa dilakukan kalau PSBB dievaluasi menyeluruh terutama soal kesehatan. Basic kita adalah penanganan kesehatan. Jangan sampai salah fokus nanti jadi abnormal,” pungkasnya. (denis)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru