fbpx

Hasil PCR di Pasar, 2 Positif Covid 19 Berasal dari Pedagang Pasar Wisma Asri

BEKASIMEDIA.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengumumkan hasil PCR Test Covid-19 yang disebar di beberapa pasar dan pusat pertokoan.

Dalam wawancara dengan awak media, Senin (11/5/2020), Rahmat Effendi mengatakan bahwa dari hasil tes swab tersebut ada 2 yang positif dari Pasar Wisma Asri Kecamatan Bekasi Utara.

2 orang terpapar Positif Covid-19 dengan rincian 1 orang pria berinisial R, berprofesi sebagai penjual ayam potong. Satu lagi pria berinisial H yang berada di kios. Akan tetapi, Wali Kota menjabarkan bahwa kedua orang tersebut bukan ber-KTP Kota Bekasi.

Inisial R ber-KTP di Kabupaten Bekasi yang sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Sedangkan untuk inisial H ber KTP Kabupaten Bogor, Wali Kota akan menghubungi Bupati Bogor untuk segera ditindaklanjuti karena H hanya singgah di Pasar Wisma Asri dan pulang ke Kabupaten Bogor.

“Tentunya kita akan terus lakukan tracking si pasien positif Covid 19, mereka ini Orang Tanpa Gejala (OTG), karena mereka sehari hari masih beraktivitas di pasar, akan lebih berbahaya karena ritme pasar sangat rentan dengan ramainya orang orang yang ingin membeli bahan pokok sehari hari, hasil pasar kemarin juga masih ada sebagian yang diolah menunggu hasil,” jelas Rahmat Effendi.

Dilanjutkan, untuk regulasi kedepan terkait pasar-pasar yang ada di Kota Bekasi dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan dibuatkan satu pintu untuk setiap pasar, agar mudah memonitor pergerakkan dari pengunjung.

“Untuk Psychal Distancing nya juga kita terapkan, mengenai waktu juga sudah kita buatkan aturan,” tegas Pepen (panggilan akrabnya-red).

“Masalah penjagaan dan penerapannya kita sudah ketatkan, akan tetapi kepatuhan masih rendah. Saat sidak, masih banyak yang tidak menggunakan masker dan santai saja tidak seperti ada wabah yang berbahaya, tapi dari Pemerintah Kota Bekasi juga telah berupaya dalam segala hal dalam pencegahan Covid 19 ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa hari terakhir, Pemkot Bekasi telah melakukan tes PCR di pasar-pasar. Jumlah sampel per pasar kurang lebih 50 PCR (Polymerhase Chain Reaction). Jumlah total keseluruhan kurang lebih 700 alat tes swab.
(Humas Pemkot Bekasi)

%d blogger menyukai ini: