BEKASIMEDIA.COM

Menu

Mode Gelap
Heri Sholihin Menang, Kota Bekasi Punya Wali Kota Baru Soal Kisruh Data PKH Ini Penjelasan, Anggota DPRD Enie Widhiastuti Ketua Fraksi PKS Kota Bekasi Terkait TKK Minta Pemkot Lakukan Langkah Ini Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan di Masa Sosialisasi Para Caleg dan Partai Pahami Aturan yang Berlaku Islamic Book Fair 2023: Memperkenalkan Buku sebagai Pilar Peradaban

Berita Terbaru · 27 Apr 2020 04:35 WIB ·

DPRD: Larangan PSBB belum Sampai Tindakan Hukum, Masyarakat Cenderung Meringankan


 DPRD: Larangan PSBB belum Sampai Tindakan Hukum, Masyarakat Cenderung Meringankan Perbesar

BEKASIMEDIA.COM – Evaluasi sementara pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Bekasi dinilai masih belum efektif. Hal ini dikatakan ketua DPRD kota Bekasi, Chairuman Djoewono Putro di gedung DPRD. Senin, (27/4/2020)

“Sekalipun berkurang mobilitas warganya namun masih berjalan landai. Kita masih melihat perkembangannya apakah sampai 29 April akan selesai atau diperpanjang kembali, kemungkinan besar sama dengan DKI Jakarta melihat efektivitas PSBB di Jadebotabek dengan melihat DKI Jakarta sebagai episentrum penyebarannya,” ujarnya kepada bekasimedia.com.

Lebih lanjut Chairuman mengatakan belum ada sanksi yang tegas di lapangan, sehingga otomatis yang bisa dilakukan oleh aparat dilapangan hanya sebatas seruan, imbauan dan teguran akan tetapi tidak sampai kepada pidana.

“Yang disampaikan pemerintah itu lebih kepada peringatan tegas tapi belum bisa menindak warga, lalu bagaimana dengan mereka yang mudik? sama, larangan tersebut belum berimplikasi kepada hukum pidana dan pada akhirnya masyarakat meringankan,” sambungnya.

Kenyataannya, kata Chairuman, di berbagai pelosok wilayah tidak ada yang berubah. Kalaupun dipertegas pertanyaannya pasti berujung ke keterlambatan bantuan sosial.

“Tanpa ada sebuah aktivitas bagi mereka yang bekerja secara infomal, dirumahkan, memberikan dampak yang sangat besar secara ekonomi tanpa adanya solusi bantuan sosial memang berat,” jelasnya.

“Setiap kebijakan memang harus di back up dengan dukungan terhadap kebijakan tersebut. Dukungan ini belum memadai dan ini problem besar sesungguhnya,” imbuhnya.

Pihaknya berharap apapun konteksnya PSBB tetap saat ini telah menjadi kebijakan dalam membatasi kebijakan warga. “Kita juga berharap efektif untuk mengendalikan kenaikan persebaran penularan pandemi Covid-19 di kota Bekasi,” tukasnya. (ADV)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Puluhan Organisasi Wartawan Solid, HPN Bekasi Raya 2026 Siap Digelar di GCC

18 April 2026 - 18:37 WIB

Protes Status Tersangka Tukang Ojek Akibat Jalan Berlubang, F-Speed Pandeglang Tuntut Keadilan

24 Februari 2026 - 16:21 WIB

Kelola 77 Persen Sampah, Banyumas Siap Jadi Percontohan Nasional

4 Februari 2026 - 07:29 WIB

947 Peserta Ikuti Seleksi PPPK Tahap II Kota Bekasi di BKN Jakarta

6 Mei 2025 - 08:42 WIB

Pemkot Bekasi Bekukan Sementara Worldcoin dan World ID Buntut Pemindaian Retina

5 Mei 2025 - 10:12 WIB

Wali Kota Bekasi Tegaskan Aparatur bukan hanya Administrator tapi juga Eksekutor

21 April 2025 - 12:06 WIB

Trending di Berita Terbaru